Bupati Tanah Datar, Eka Putra, imbau warga siaga bencana alam di kawasan rawan sekitar Gunung Sago dan Tandikek. Prioritaskan keselamatan, pantau info resmi, dan segera lapor jika ada tanda bahaya.(Foto Dok. Ist.).
Tanah Datar (Sumbar). MINAKONEWS.COM – Bupati Tanah Datar Eka Putra mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi hingga 29 November 2025. Imbauan ini menindaklanjuti peringatan BMKG tentang curah hujan tinggi yang berpotensi menimbulkan banjir, banjir bandang, longsor, angin kencang, dan petir. Kawasan rawan di sekitar Gunung Sago dan Gunung Tandikek disebut secara khusus sebagai titik prioritas siaga.
Dalam imbauannya, Bupati menyampaikan enam poin utama:
1. Warga di bantaran sungai, lereng bukit, tebing, serta kawasan sekitar Gunung Sago dan Gunung Tandikek diminta siaga penuh terhadap potensi banjir bandang dan longsor.
2. Aktivitas di luar rumah, terutama di dekat pohon besar, jalur sungai, dan tebing curam, agar dikurangi saat hujan deras disertai angin kencang atau petir.
3. Saluran air lingkungan harus diperiksa dan dibersihkan dari sampah agar tidak tersumbat, serta dibuat jalur aliran sementara bila terjadi genangan.
4. Rumah dan lingkungan sekitar perlu diamankan dengan mengikat atap, memotong dahan rapuh, memindahkan barang berharga ke tempat lebih tinggi, dan mematikan listrik bila air masuk ke rumah.
5. Warga diminta menyiapkan rencana evakuasi dan tas siaga berisi dokumen penting, obat-obatan, senter, power bank, serta kontak darurat perangkat nagari atau BPBD.
6. Informasi resmi dari BMKG dan kanal Pemkab/BPBD Tanah Datar harus dipantau secara berkala agar langkah warga selaras dengan peringatan terkini.
Bupati menegaskan, keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Ia berharap seluruh warga dapat lebih waspada dan segera melapor ke perangkat nagari atau BPBD bila menemukan tanda-tanda bahaya seperti retakan tanah, debit air meningkat, atau suara gemuruh dari hulu.
Penulis: Halimah Tusa’diah
Editor. : Red. Minakonews.com
