Padang Pariaman (Sumbar), MINAKONEWS.COM –
Kegalauan masyarakat di Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman terhadap putusnya badan jalan di Luhung Nagari Kuranji Hulu sejak setahun lalu dan sampai kini belum diperbaiki. In Syaa Allah akan terobati Tahun 2023.
Tokoh masyarakat IV Koto Aur Malintang Syafruddin kepada wartawan di Pariaman Rabu (28/12/22) mengatakan ruas jalan Sungai Limau Sungai Geringgging terus ke Lubuk Basung merupakan urat nadi transportasi masyarakat dengan kerusakan yang sekarang menjadikan masyarakat galau. Karena kerusakan tidak kunjung diperbaiki pihak terkait.
Terlihat masyarakat tidak ada yang berteriak. Sementara yang memegang tempuk kekuasaan diam-diam saja duduk di kursi empuknya,” ujar Syafruddin dengan semangatnya..Dikatakannya, ruas jalan ini merupakan jalan provinsi . Artinya yang bertanggung jawab memperbaiki Pemda Provinsi di bawah kepemimpinan Gubernur Sumbar Buya Mahyeldi.
Sebagai masyarakat kita berharap ada perbaikan secepatnya,’ ucap Syafruddin
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Sumbar Dedi Rinaldi yang dikonfirmasi secara terpisah Rabu (28/12) mengatakan, Pemda Provinsi merencanakan jalan rusak di Luhung Nagari Kuranji Hulu akan diperbaiki pada tahun anggaran 2023 dengan anggaran berkisar Rp 6-7 Milyar.
Menurut Dedi badan jalan yang terban dan memutus badan jalan sepanjang 50 meter lebih kurang. Karena membutuhkan anggaran yang banyak tentu tidak bisa diperbaiki segera. Harus diprogram dulu dan didudukan dulu anggarannya. Setelah itu baru dikerjakan,” ucapnya.
Dituturkan, masyarakat harus paham juga membangun jalan atau memperbaiki jalan rusak tidak bisa sin salabin. Perencanaan dan pelaksanaannya harus terukur dan jelas serta tuntas,” tambahnya.
Memperbaiki jalan rusaknya separah itu tidak sama dengan membuat goreng pisang. Hari ini pisanIn Syaaagnya diambil dan hari ini juga gorengnya dimasak.
“Kami mohon maaf kepada masyarakat kalau perjalanan mereka agak terganggu selama ini,” tukas laki laki ini dengan santai.(Tka/Ris)
