Indeks

Indonesia Catat Sejarah, Pimpin Sidang ke-61 Dewan HAM PBB di Jenewa

Indonesia pimpin Sidang ke-61 Dewan HAM PBB di Jenewa, 23 Feb–31 Mar 2026. Dubes Sidharto R. Suryodipuro jadi Presiden Sidang, Menlu Sugiono beri pernyataan nasional. Agenda: Palestina, Myanmar, Ukraina, HAM Digital, Iklim (Infografis: Minakonews/AI).

Jakarta, MINAKONEWS.COM – Indonesia resmi memegang presidensi Sidang ke-61 Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berlangsung pada 23 Februari–31 Maret 2026 di Jenewa, Swiss. Untuk pertama kalinya sejak Dewan HAM dibentuk pada 2006, RI dipercaya memimpin jalannya sidang, menegaskan peran diplomasi Indonesia dalam pemajuan HAM di tingkat global.

Sidang akan diawali dengan High-Level Segment pada 23–25 Februari 2026. Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, dijadwalkan menyampaikan pernyataan nasional pada hari pertama. Selain itu, sesi pembukaan juga akan menghadirkan pernyataan dari Presiden Majelis Umum PBB, Sekjen PBB, serta Komisioner Tinggi HAM PBB.

Sebagai Presiden Sidang, Duta Besar Sidharto R. Suryodipuro, Wakil Tetap RI di Jenewa, akan memimpin jalannya forum. Sidang ini akan dihadiri lebih dari 100 pejabat dunia, menjadikannya salah satu pertemuan HAM terbesar tahun ini.

Agenda utama mencakup pembahasan isu-isu global seperti situasi di Palestina, Myanmar, dan Ukraina, serta tema tematik seperti perubahan iklim, HAM digital, dan perlindungan kelompok rentan. Indonesia menegaskan komitmen untuk mendorong dialog konstruktif, kerja sama internasional, dan penguatan kapasitas negara anggota dalam pemajuan HAM.

Penulis: Wangkadon Dwitya
Editor. : Red. Minakonews.com