Suasana pelantikan pengurus IPSI dan Badupari Koto Tangah di Balai Gadang, Minggu malam (12/10/2025). Acara berlangsung khidmat dengan kehadiran tokoh masyarakat, pemuda, dan jajaran Pemko Padang (Dok. Pemko Padang/AI).
Padang (Sumbar). MINAKONEWS.COM.- Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Ranting Koto Tangah dan organisasi Badupari Koto Tangah resmi dilantik dalam sebuah acara meriah pada Minggu malam (12/10/2025). Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Padang dalam mendorong penguatan adat, budaya, dan karakter generasi muda.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, hadir mewakili Wali Kota Fadly Amran yang tengah bertugas di Jakarta. Dalam sambutannya, Wawako menyampaikan apresiasi kepada para pengurus yang baru dilantik dan menegaskan bahwa IPSI dan Badupari bukan sekadar organisasi, tetapi mitra strategis dalam membina pemuda dan menjaga nilai-nilai lokal. Pernyataan ini disampaikan langsung dalam pidato Wawako yang dikutip dari siaran resmi Pemko Padang.
Adapun pengurus yang dilantik untuk masa bakti 2025–2029 antara lain: Yusrizal sebagai Ketua IPSI Ranting Koto Tangah, Syafrizal sebagai Ketua Badupari Koto Tangah, Rizki Ramadhan sebagai Sekretaris IPSI, Nurhayati sebagai Bendahara IPSI, Andi Saputra sebagai Koordinator Bidang Pembinaan Prestasi, dan Desrianto sebagai Koordinator Bidang Sosial dan Budaya Badupari. Nama-nama ini diumumkan langsung oleh panitia pelantikan dan telah dikukuhkan dalam surat keputusan organisasi.
Maigus Nasir menyebut, Pemko tengah menyiapkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Nagari dalam Kota yang ditargetkan rampung pada tahun 2025. Perda ini diharapkan menjadi payung hukum pelestarian adat dan penguatan identitas lokal di tengah arus modernisasi. Informasi ini sebelumnya telah disampaikan dalam forum konsultasi publik yang digelar oleh Dinas Kebudayaan Padang.
Wawako juga menitipkan dua pesan penting: agar IPSI mampu melahirkan atlet pencak silat berprestasi hingga tingkat dunia, dan agar Badupari menjadi wadah pembinaan anak-anak putus sekolah melalui pendekatan budaya dan olahraga. Harapan ini sejalan dengan program inklusi sosial yang tengah digalakkan Pemko Padang sejak awal 2025.
Acara pelantikan dihadiri oleh tokoh masyarakat, pemuda, dan unsur Forkopimca Koto Tangah. Warga menyambut baik kehadiran dua organisasi tersebut sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai lokal dan pembinaan generasi muda di tengah tantangan zaman.
Penulis: d®amlis
Editor. : Red. Minakonews.com
