Wagub Sumbar Vasko Ruseimy meninjau langsung progres pembangunan Jalan Pasar Baru–Balai Panjang, mendorong percepatan dan transparansi demi konektivitas antarwilayah (Foto Dok. Pemprov Sumbar).
Pesisir Selatan (Sumatera Barat). MINAKONEWS.COM — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menegaskan komitmen penuh dalam pembangunan infrastruktur strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, menyampaikan bahwa pembangunan bukanlah kerja satu dua orang, melainkan kerja bersama seluruh elemen.
“Tidak boleh ada kata lelah untuk Sumbar. Dengan segala keterbatasan, kita wajib bersatu. Pembangunan ini harus hadir, nyata, bukan lagi angan-angan,” tegas Vasko dalam kunjungan lapangan awal November 2025.
Jalur penghubung Pesisir Selatan–Solok melalui Alahan Panjang kini telah terbuka, menandai babak baru konektivitas antarwilayah. Proyek ini menjadi bagian dari program percepatan pembangunan jalan Bayang–Alahan Panjang yang ditargetkan rampung lebih cepat dari jadwal semula.
Pembangunan jalan ini bukan sekadar membuka akses fisik, tetapi juga membuka pintu harapan baru bagi ekonomi, pariwisata, dan masa depan Ranah Minang.
Panjang ruas jalan mencapai ±42 kilometer, melintasi kawasan hutan dan perbukitan. Anggaran pembangunan sebesar Rp 38 miliar bersumber dari APBD Sumbar. Per awal November, progres fisik telah mencapai 92 persen dan memasuki tahap akhir pengerjaan. Estimasi waktu tempuh dari Pesisir Selatan ke Solok kini hanya sekitar satu jam, jauh lebih singkat dibanding sebelumnya yang mencapai dua setengah jam.
Manfaat langsung dari jalur ini antara lain mempercepat distribusi hasil perikanan dari Pesisir Selatan, mempermudah akses hortikultura dan sayuran dataran tinggi dari Solok, serta membuka jalur wisata alam dan agrowisata di Alahan Panjang.
Vasko menekankan bahwa pembangunan ini adalah hasil sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaksana proyek. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pekerja lapangan yang tetap bekerja meski menghadapi medan berat dan cuaca ekstrem.
“Jalan ini bukan sekadar aspal. Ia adalah pintu harapan baru untuk ekonomi, pariwisata, dan masa depan Ranah Minang kita tercinta,” ujar Vasko.
Penulis: d®amlis
Editor. : Red. Minakonews.com
