Indeks

Lebaran 1447 H: Surplus Pangan Nasional, Sumbar Catat Stabilitas Harga di Pasar Tradisional

Suasana lapak daging di pasar tradisional, pedagang melayani pembeli dengan stok daging segar menjelang Idulfitri 1447 H.(Foto Dok. Ditjen PKH)

Padang (Sumbar). MINAKONEWS – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan stok pangan nasional berada dalam kondisi surplus dan harga tetap stabil menjelang serta pada Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026. Kondisi ini tercermin pula di Sumatera Barat, di mana pantauan di sejumlah pasar tradisional menunjukkan ketersediaan beras, cabai, bawang, dan daging ayam dalam jumlah cukup dengan harga relatif terkendali.

Cadangan beras pemerintah di gudang Bulog mencapai 4,09 juta ton, ditambah beras yang beredar di masyarakat sekitar 11–12 juta ton, serta potensi panen mendekati 12 juta ton. Total stok beras nasional sekitar 28 juta ton, setara ketahanan pangan hingga 11 bulan ke depan. Di Sumbar, panen raya yang berlangsung pada Maret–April 2026 memperkuat stok lokal sekaligus menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani. Dengan kebutuhan beras nasional sekitar 2,59 juta ton per bulan dan produksi bulanan 2,6–5,7 juta ton, kondisi beras nasional berada dalam posisi surplus.

Selain beras, neraca pangan nasional hingga April 2026 menunjukkan sejumlah komoditas strategis dalam kondisi aman. Cabai rawit tercatat surplus 105 ribu ton, daging ayam surplus 727 ribu ton, dan bawang merah surplus 57 ribu ton. Surplus produksi membuat harga cabai mulai stabil dan cenderung menurun di pasar, termasuk di Sumbar yang sebelumnya sempat mengalami lonjakan harga.

Mentan Amran menegaskan pemerintah terus menjaga keseimbangan harga agar petani tidak rugi dan masyarakat tetap mendapatkan harga pangan terjangkau. “Harga pangan tidak boleh terlalu tinggi karena memberatkan masyarakat, tetapi juga tidak boleh terlalu rendah karena merugikan petani. Pemerintah harus menjaga keseimbangan itu,” ujarnya.

Pengawasan harga dilakukan bersama lintas sektor untuk mencegah penimbunan dan permainan harga, khususnya pada momentum Ramadan dan Idulfitri. Dengan kondisi pangan nasional yang kuat dan harga yang stabil, Lebaran 1447 H menjadi kebahagiaan bersama bagi petani, pedagang, dan masyarakat.

Penulis: Dur Mandala Putra
Editor. : Red. Minakonews.com