MINAKONEWS.COM – Insiden ledakan kapal tugboat Musaffah 2 berbendera Uni Emirat Arab di Selat Hormuz pada 6 Maret 2026 menelan korban empat awak kapal asal Indonesia. Kapal tersebut meledak dan tenggelam di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Teluk.
Tiga ABK WNI hingga kini masih hilang, sementara satu ABK selamat dengan luka bakar dan sedang dirawat di Oman. Kementerian Luar Negeri RI melalui KBRI Abu Dhabi dan KBRI Muscat telah berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk pencarian korban.
Kemlu RI juga mengimbau seluruh ABK WNI di kawasan Teluk agar meningkatkan kewaspadaan. Selat Hormuz, jalur vital perdagangan energi dunia, kini terdampak blokade akibat konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Pemerintah Indonesia memastikan pasokan energi nasional tetap aman dengan menyiapkan alternatif sumber.
Penulis: Wangkadon Dwitya/ Dur Mandala Putra
Editorn. : Red. Minakonews.com
