Tasik (Jabar) Minakonews.Com- Akibat longsor di kampung Negla, dusun Cinangerang, nyaris robohkan rumah penduduk, desa Raksasari, kecamatan Taraju, Tasikmalaya, Jumat petang (21/10)
Dua rumah akibat longsor, milik keluarga Bapak Een dan anaknya. Bencana tersebut, tidak ada korban dan insiden, ” kata ketua RT Petrik.
Ia lebih lanjut, mengungkapkan longsor hanya di depan rumah Bapak Een dan tersebut terjadi Jumat sore kemaren pukul 15.00 WIB.
Lebar tebingan yang ambrol 20 meter dan tinggi 5 meter. Tempat Peristiwa Terjadi berada di depan rumahnya ,” kata ketua Rukun Tetanngga.
Seluruh keluarga sempat panik saat kejadian dan mereka berhamburan keluar rumah saat mendengar suara gemuruh dari depan rumahnya.
Akibat kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa semua keluarga Een kini berkumpul lagi di rumah ” ungkap ketua RT.
Pantauan media, beberapa hari terakhir terjadi hujan deras hampir di seluruh wilayah kecamatan Taraju, dan sehari semalam hujan tidak reda.
Beberapa saat, setelah hujan turun deras selama 8 jam terjadi longsor.
Material longsoran dibersihkan oleh tim dari dua RT Cinangerang dan Negla gabungan,” ujar ketua RT Petrik.
Pihaknya juga sudah melaporkan kejadian tersebut ke dinas terkait untuk segera mendapat penanganan lebih lanjut agar longsor tidak meluas.
Sejak kejadian Jumat, pihak Reaksi cepat sudah ada di lokasi bencana dan menangani kondisi,” jelasnya.
Menyikapi kejadian ini, Danramil Kecamatan Talaju kapten Arh Yaya juga turun langsung melihat dan memberikan sembako kepada korban.
Kapten Yaya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada. sebab prakiraan BMKG, cuaca ekstrem masih akan terjadi hingga Desember 2022 mendatang.
Masyarakat di seluruh desa di wilayah Kecamatan Taraju, diminta tetap waspada dan hati hati diduga longsor, menyusul lagi, ungkapnya.
Aparatur desa juga sudah kami minta untuk siaga bencana karena kontur tanah di wilayah ini labil dan banyak penduduk yang tinggal di bawah tebing,” jelas Danramil. (Risto/Andy)
