Indeks

Lubmin Park Terdampak Banjir, Kawasan Bantaran Sungai Terbukti Rawan

Alat berat mulai membersihkan puing di Lubmin Park, memulihkan harapan warga pasca banjir.(Foto Dok. Ist).

Padang (Sumbar). MINAKONEWS.COM – Perumahan Lubmin Park di Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, menjadi salah satu kawasan terdampak banjir besar yang melanda Sumbar akhir November 2025. Luapan Sungai Lubuk Minturun sejak Kamis (27/11) dini hari merendam ratusan rumah, menghanyutkan kendaraan, dan memaksa warga mengungsi.

Warga menyebut banjir kali ini sebagai yang terparah sejak tinggal di kawasan tersebut. Air masuk cepat bercampur lumpur, mobil hanyut, dan rumah berubah warna. Banjir terjadi sekitar pukul 04.30 WIB, saat sebagian besar warga masih tertidur.

Data BPBD mencatat lebih dari 27.000 warga Padang harus mengungsi akibat banjir, banjir bandang, longsor, dan pohon tumbang di 11 kecamatan. Kawasan Lubmin Park termasuk titik terdampak paling parah karena berada di bantaran Sungai Lubuk Minturun. Meski bukan hutan lindung, lokasi tersebut secara tata ruang memang rawan banjir dan longsor.

Pembangunan perumahan di bantaran sungai menyebabkan berkurangnya drainase alami dan daya serap tanah. Permukaan yang tertutup beton dan aspal mempercepat aliran air saat hujan ekstrem, sehingga banjir meluas lebih cepat dan sulit diserap kembali.

Pemerintah daerah dan pengembang diharapkan lebih transparan dalam menyampaikan risiko kepada calon penghuni, serta memperkuat sistem drainase dan jalur evakuasi di kawasan rawan. Evaluasi tata ruang diperlukan agar kejadian serupa tidak berulang.

Penulis: d®amlis
Editor. : Red. Minakonews.com