Indeks

MA Gelar Wisuda Purnabakti, Apresiasi Pengabdian Pimpinan dan Hakim Agung

Mahkamah Agung RI gelar wisuda purnabakti bagi pimpinan dan hakim agung sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian mereka (Foto Dok. MA).

Jakarta (DKI Jakarta). MINAKONEWS.COM – Mahkamah Agung Republik Indonesia menggelar prosesi wisuda purnabakti bagi pimpinan dan hakim agung yang telah mengabdikan diri dalam menegakkan hukum dan keadilan di Indonesia. Acara berlangsung khidmat di Ruang Kusumaatmadja, lantai 14 Gedung Tower Mahkamah Agung, Kamis (23/10/2025).

Wisuda ini merupakan bentuk penghormatan tertinggi atas dedikasi para tokoh peradilan yang telah menuntaskan masa baktinya. Mereka yang diwisuda antara lain:

– Prof. Dr. H. M. Syarifuddin, S.H., M.H. – Ketua MA Periode 2020–2024
– Mayjen TNI (Purn) Dr. Burhan Dahlan, S.H., M.H. – Ketua Kamar Militer Periode 2018–2025
– Dr. H. Purwosusilo, S.H., M.H. – Hakim Agung
– Dr. Desnayeti M, S.H., M.Hum. – Hakim Agung
– Dr. Drs. Abdul Manaf, M.H. – Hakim Agung (wafat saat bertugas, 21 Mei 2025)

Prosesi diawali dengan penyerahan kalung jabatan dan tanda kehormatan dari para mantan pimpinan dan hakim agung kepada Ketua MA, Prof. Dr. H.M. Sunarto, S.H., M.H. Sebagai simbol ikatan keluarga besar MA, mereka juga menerima kenang-kenangan berupa cincin dan plakat.

Dalam sambutannya, Sunarto menyampaikan bahwa purnabakti adalah ruang refleksi atas perjalanan panjang para tokoh peradilan yang telah menanamkan nilai-nilai luhur dan integritas. Ia menyebut bahwa capaian Mahkamah Agung saat ini adalah buah dari langkah-langkah panjang para pendahulu.

“Capaian gemilang Mahkamah Agung hari ini bukanlah hasil dari perjalanan singkat, melainkan buah dari langkah-langkah panjang pendahulu kita. Seperti pepatah mengatakan, seribu langkah selalu dimulai dari satu langkah, dan langkah pertama merekalah yang membuka jalan bagi sejarah panjang pengabdian dan kejayaan lembaga ini,” ujar Sunarto.

Ia juga mengenang sosok Dr. Abdul Manaf sebagai figur teladan yang senantiasa menebar kebaikan dan menjadi inspirasi bagi kolega-koleganya. Tak lupa, Sunarto menyampaikan apresiasi kepada pasangan dan keluarga para wisudawan yang telah setia mendampingi dalam suka dan duka, serta berperan aktif dalam wadah Dharmayukti Karini.

Menutup sambutannya, Sunarto mengutip sabda Nabi Muhammad SAW: “Sebaik-baik manusia adalah manusia yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” Baginya, kemuliaan tidak diukur dari jabatan atau masa bakti, melainkan dari manfaat yang ditinggalkan bagi sesama.

Seperti dilaporkan oleh marinews dan kanal YouTube Mahkamah Agung RI, acara ini menjadi simbol penghormatan dan penguatan nilai-nilai pengabdian dalam tubuh lembaga peradilan.

Penulis: DRJ
Editor. : Red. Minakonews.com