Indeks

MANYONSONG ACARA ALEK BATAGAK PANGHULU ADAT DI NAGARI GURUN

Oleh: Sts.Dt.Rajo lndo, S.H,.M.H (2)

Bahwa berikutnya dalam falsafah “Salu ok” Panghulu Adat berbunyi “leba saluok itu pandindiang Korong jo Kampuang”. Artinya, leba pandindiang Korong jo Kampuong secara singkat Korong dan Kampung harus dibentengi oleh Panghulu Adat.

Tujuannya, agar Korong dan Kampung tidak tercemar oleh prilaku seseorang. Maksudnya, supaya Korong dan Kampung tetap aman tentram. Namun Panghulu bukan berjalan sendiri. Karena Panghulu Adat itu punya lima perangkat.
Panjangnya pandukuang anak kamana kan. Artinya, Panghulu Adat itu menjaga dan memelihara anak kamanakan. Atas kiprah Panghulu Adat tersebut anak kama nakan menjadi aman tentram.

Tujuannya agar kehidupan anak kamanakan dalam berusaha menjadi lancar. Dengan lancarnya usaha anak kamanakan kehidupannya akan lebih baik. Maksudnya setiap Panghulu Adat selalu berusaha agar anak kamanakannya tidak susah.

Maksudnya, supaya anak kamanakan dalam hidup dan kehidupan aman tentram. Bila anak kamanakan aman tentram dan hidup dalam keadaan sejahtera maka Panghulu Adat akan merasa puas atas kepemimpinannya.

Berkaitan dengan itu Panghulu Adat “Kapai tampek batanyo, pulang tampek baba rito”. Tujuannya, yang pertama Panghulu Adat itu memang orang kaya yang kayanya bukan akan ilmu pengetahuan saja. Disamping itu Panghulu Adat penyimpan berbagai informasi dan tidak memberikan infor masi yang akan menimbulkan keributan.

Haparan dirumah gadang. Artinya, yang dikatakan hamparan disini adalah Panghulu Adat itu harapan bagi seisi rumah gadang. Terutama sekali dalam bidang perlindungan, dan pemberi nasehat, petunjuk serta ilmu pengetahuan bagi anak kama nakannya.

Tujuannya, agar anak kamanakan terse but tenang. Karena ketenangan itu dambaan bagi setiap orang. Karena itu setiap Panghulu adat menjadi pioner dalam men ciptakan ketenangan.

Maksudnya, Panghulu Adat itu orang yang pertama memberi contoh yang baik terhadap anak kamanakannya. Bahkan juga bagi tetangga kiri kanan muka belakang. Tidak terkecuali bagi masyarakat Nagari.

Maka oleh sebab itu setiap Panghulu Adat harus banyak ilmu pengetahuannya. Sebab permintaan dan tuntutan anak kamanakan mengenai ilmu adat jangan sampai tidak terpenuhi. Biasanya jika permintaan tidak terpenuhi anak kamanakan akan kecewa.
Paraok gonjong nan 4 (ampek). Artinya, Panghulu Adat dengan falsafah “Saluok”

Menunjukan orang besar. Hal itu sebagai mana disebutkan oleh adat Panghulu “Nan Gadang Basa Batuah”. Tujuannya, setiap Panghulu Adat bukan sembarang orang.
Maksudnya, Panghulu Adat itu benar manusia yang gualified atau memiliki syarat atau berkualifikasi (berpendidikan khusus dalam memperoleh suatu keahlian dan atau mempunyai keahlian untuk melaku kan sesuatu) dalam memimpin bukan me merintah (bersambung).

Penulis. : Sts.Dt.Rajo lndo

Editor. : Red minakonews