Oleh:Sts.Dt.Rajo lndo, S.H,.M.H (3)
Masih dalam falsafah “Saluok” Panghulu Adat. Di halaman mandi payuang panji kabasaran. Artinya, Panghulu Adat itu lepas dari atas rumah menjadi payung bagi anak kamanakan. Di rantau menurut adat melindungi seluruh anak Minangkabau.
Hal itu menunjukan fungsi Panghulu Adat tidak hanya di kampung, tidak hanya di Minangkabau saja. Melainkan sampai keperantauan Panghulu Adat itu menunjukan fungsinya. Tujuannya, fungsi Panghulu Adat tersebut tidak dibatasi oleh daerah dan wilayah. Akan tetapi dimanapun Pang hulu Adat itu berada menunjukan fungsi nya sebagai seorang Panghulu Adat.
Maksudnya Panghulu Adat itu tidak lupa akan janjinya memelihara anak kamana kan. Menjaga Sako jo Pusako Nagari sarato jo adatnyo jangan sampai rusak. Memang itulah nan Panghulu Adat nan saba nanyo.
Justru Panghulu Adat itu memang ma nusia pilihan. Artinya, Panghulu Adat itu bukan sembarangan orang. Karena Pang hulu Adat mampu menjawab pertanyaan anak kamanakannya, bahkan juga bisa menjawab pertanyaan anggota masyarakat lainnya. Kecuali yang diluar ketentuan adat.
Oleh sebab itu Panghulu Adat tersebut tidak obahnya bagaikan kamus berjalan tentang adat Minangkabau. Terutama sekali tentang tonggak sejarah adat Minangkabau. Begitupun yang digariskan oleh adat nan Sabatangpanjang.
Tampek bataduah kahujanan. Artinya, Panghulu Adat itu bagi anak kamanakan bunyinya tampek bataduah kahujanan. Ha kikatnya Panghulu Adat itu menjadi naungan bagi warga Minangkabau, terutama se kali tentunya bagi anak kamanakan dan orang yang se Suku dengannya.
Tujuannya, agar orang tahu “Sawah bapamatang, ladang bamintalak”. Hingga orang luar tidak bisa masuk begitu saja melakukan hal-hal yang berkaitan dengan adat. Sementara Panghulu Adat itu dihargai oleh warga Nagari dimanapun ia berada.
Maksudnya, Panghulu adat serta warga Nagarinya tidak bisa dimainkan begitu saja oleh orang yang datang dari Nagari lain. Hal itu membuktikan bahwa kampuang benar berpagar dengan adat. Sementara Nagari bapaga undang.
Tampek balinduang kapanesan dek nan sapayuang sapatagak saroto dek nan salingkuang cupak adat. Artinya, Panghulu Adat harus memberi perlindungan terutama terhadap anak kamanakan dan sapakat waris mandirikan surang Kaum manjala masuak Nagari. Artinya, yang Panghulu Adat itu tagaknya karena sepakat Kaum. Tujuannya membuktikan bahwa Kaum itu benar orang bangsawan di Minangkabau (bersambung).
Penulis. : STS
Editor. : Red minakonews
