Merapi luncurkan awan panas dua kali, BPPTKG ingatkan warga tetap waspada di zona bahaya (Infografis: AI).
Yogyakarta (DIY). MINAKONEWS – Gunung Merapi kembali menunjukkan aktivitas vulkanik signifikan dengan meluncurkan awan panas guguran sebanyak dua kali pada Sabtu siang. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat jarak luncur awan panas mencapai hingga 2.000 meter ke arah Barat Daya, tepatnya menuju hulu Kali Krasak.
Awan panas pertama terjadi pukul 11.21 WIB dengan jarak luncur 1.500 meter, disusul awan panas kedua pada pukul 11.31 WIB sejauh 2.000 meter. Selain itu, teramati tiga kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih, Kali Bebeng, dan Kali Krasak.
BPPTKG menegaskan bahwa status Gunung Merapi masih berada pada Level III (Siaga). Potensi bahaya berupa guguran lava, awan panas, dan lontaran material vulkanik masih perlu diwaspadai, terutama di sektor Selatan-Barat Daya.
Fenomena ini juga memicu hujan abu tipis di sejumlah wilayah Kecamatan Cepogo, Boyolali, termasuk Desa Genting dan Dukuh Tumang. Warga melaporkan abu mulai turun sekitar pukul 13.00 WIB, sesaat setelah hujan air mengguyur kawasan tersebut.
Pemerintah dan BPPTKG mengimbau warga serta wisatawan untuk menjauh dari zona bahaya dan tidak melakukan aktivitas di sekitar sungai-sungai yang berhulu di Merapi.
Produser: Dur Mandala
Editor. : Red. Minakonews.com
