Peserta Minang Geopark Run tahun silam melintasi jalur alam Bukittinggi (Sumbar) dengan penuh semangat. Event ini menjadi bagian dari konsistensi sport tourism berkelanjutan, sekaligus dukungan terhadap Geopark Sianok-Maninjau menuju UNESCO Global Geopark (Dok. MGR 2025).
Bukittinggi (Sumbar). MINAKONEWS.COM – Gelaran Minang Geopark Run (MGR) 2025 siap berlangsung pada 29–30 November mendatang di Kota Bukittinggi.
Ajang tahunan yang memasuki tahun ke-7 ini menghadirkan kategori lari 5K, 10K, dan 21K, serta dirancang sebagai sport tourism berkelanjutan yang ramah lingkungan.
MGR bukan sekadar lomba lari, tetapi juga momentum mendukung Geopark Sianok-Maninjau menuju pengakuan sebagai UNESCO Global Geopark. Dengan slogan “Lari Menembus Alam. Mendunia Bersama!”, penyelenggara menegaskan komitmen menghadirkan pengalaman lari kompetitif sekaligus bermakna bagi peserta.
Registrasi peserta telah ditutup sejak 15 September 2025, setelah dibuka mulai 3 Agustus dengan periode early bird pada 3–15 Agustus. Biaya pendaftaran ditetapkan Rp300.000 untuk 5K (Rp250.000 khusus pelajar), Rp400.000 untuk 10K, dan Rp450.000 untuk 21K.
Dalam siaran pers panitia, kegiatan ini disebut sebagai bagian dari Geopark Run Series yang konsisten mendukung sport tourism berkelanjutan. “Setiap langkah peserta adalah kontribusi nyata untuk alam dan masyarakat,” tegas panitia.
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menegaskan bahwa ajang ini bukan hanya sekadar lomba olahraga, tetapi juga momentum strategis untuk memperkenalkan potensi wisata, kuliner, dan budaya Bukittinggi kepada masyarakat nasional bahkan mancanegara.
Sejumlah media nasional seperti Kompas dan ANTARA juga menyoroti Geopark Sianok-Maninjau sebagai kandidat UNESCO Global Geopark. Dukungan publikasi ini memperkuat posisi MGR 2025 sebagai ajang sport tourism berkelanjutan yang berdampak luas bagi Sumbar.
Dengan konsistensi penyelenggaraan, Minang Geopark Run semakin memperkuat citra Sumbar sebagai destinasi wisata olahraga berkelanjutan, sekaligus membuka peluang promosi budaya dan ekonomi lokal.
Penulis: d®amlis/DRJ
Editor. : Red. Minakonews.com
