Seorang Camat dengan papan nama “Harun” menepuk pundak dan mengambil mikrofon Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy dalam suasana acara resmi. Sang Camat menyebut dirinya dari “Tilatang Kubang,” namun hasil penelusuran menunjukkan nama Harun tidak tercatat sebagai camat resmi di Sumbar dan “Tilatang Kubang” tidak ada dalam administrasi provinsi (Foto Dok. Ist.).
Padang (Sumbar). MINAKONEWS.COM – Suasana berbeda terlihat dalam sebuah acara resmi pemerintahan daerah ketika seorang camat tampil berani berinteraksi langsung dengan Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy. Dengan penuh percaya diri, ia menepuk pundak dan mengambil mikrofon, sebuah gestur yang jarang terlihat dalam forum pemerintahan.
Dalam unggahan media sosial, papan nama di seragam camat tersebut terbaca “Harun.” Saat ditanya oleh Wakil Gubernur, camat itu menyebut dirinya berasal dari “Tilatang Kubang.” Namun, hasil penelusuran menunjukkan bahwa nama Harun tidak tercatat sebagai camat resmi di Sumbar, dan “Tilatang Kubang” tidak ada dalam administrasi provinsi. Yang ada adalah Kecamatan Tilatang Kamang di Kabupaten Agam, dengan nagari Kubang Putiah di dalamnya.
Momen sederhana ini tetap menjadi simbol kedekatan antara pejabat lokal dengan pimpinan provinsi. Vasko menanggapinya dengan senyum, bahkan mengunggah potret kebersamaan tersebut di media sosial pribadinya.
Biasanya, camat hadir dalam forum resmi untuk menyampaikan laporan teknis atau sambutan singkat. Namun, keberanian ini menunjukkan bahwa pejabat di tingkat kecamatan pun bisa tampil percaya diri, menyuarakan aspirasi masyarakat secara langsung di hadapan pimpinan provinsi.
Interaksi tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kolaborasi pemerintahan tidak hanya berlangsung di level atas, tetapi juga tumbuh dari kedekatan sehari-hari antara pejabat lokal dan pimpinan daerah.
Penulis: d®amlis
Editor. : Red. Minakonews.com
