Dinno Veoline. Potret Digital: AI
Tangerang (Banten). MINAKONEWS.COM – Ketegangan di Kampung Alar Jiban, Desa Kohod, bukan sekadar konflik saluran air. Ini adalah potret nyata ketika warga berhadapan langsung dengan kekuatan modal, sementara negara tampak absen dari ruang mediasi.
Proyek PIK2 yang mengerahkan aparat untuk menutup gorong‑gorong telah memicu perlawanan warga. Spanduk bertuliskan “Kubur Kami Bersama Gorong Gorong” bukan sekadar simbol, melainkan jeritan kolektif atas ruang hidup yang terancam.
Negara tidak boleh diam. Kehadiran aparat seharusnya melindungi warga, bukan mengamankan kepentingan pembangunan yang belum tentu berpihak pada masyarakat. Jika pembangunan mengorbankan hak dasar warga, maka fungsi negara sebagai pelindung publik patut dipertanyakan.
Editorial ini menyerukan agar pemerintah daerah dan pusat segera turun tangan. Mediasi, transparansi, dan keadilan harus menjadi prioritas. Jangan biarkan warga bertahan sendirian menghadapi kekuatan yang jauh lebih besar.
Penulis: Dinno Veoline
Editor. : Red. Minakonews.com
