Indeks

NYAWA WARGA TERANCAM PEMERINTAH SALING LEMPAR TANGGUNG JAWAB

Padang Pariaman (Sumbar), MINAKONEWS.COM – Sekurangnya 8 jiwa 3 kepala keluarga (KK) warga Korong Kampung Kandang Nagari Pauh Kamba Kecamtan Nan Sabaris Kabupaten Padang Pariaman terancam dihanyutkan sungai Batang Jariang.


Hal itu disampaikan warga Kampung Kandang Rio kepada wartawan melalui pesan WA baru-baru ini. Dijelaskan, kondisi ini sudah sejak 3 bulan lalu dan sudah dilaporkan ke Wali Korong Kampung Kandang dan Wali Nagari Pauh Kamba, tetapi sampai kini belum ada solusinya,” tutur Rio.


Menurut Rio. Apabila hujan deras sekali lagi dan air sungai membesar, 3 rumah bersama penghuninya akan dibawa arus ke muara ulakan. Kemana kami mau minta bantuan tentu kepada pemerintahan Nagari. Jangankan dicarikan solosi atau diberikan bantuan, datang saja ke lokasi tidak pernah.


Wali Nagari Pauh Kambar Mhd Nur saat dihubungi secara terpisah pada hari yang sama mengatakan belum pernah ada menerima laporan dari warga Korong Kampung Kandang yang terancam dihanyutkan sungai Batang Jariang tersebut. Kemana dia melapor. Baik lisan atau pun tertulis belum ada yang masuk laporannya.


Kata Mhd Nur soal Sungai Batang Jariang sudah sejak saisuak dikeluhkan masyarakat sebenarnya. Sejak saya menjadi Anngota Dewan dan sampai pula diangkat menjadi wali nagari untuk kedua periode sudah sering melaporkan kepada Pemda Pariaman. Termasuk Pemda Provinsi dan kepada kepala Balai Sungai Sumbar. Tidak ketinggalan kepada Anggota DPR RI asal Padang Pariaman.
“Namun sampai kini belum ada realisasinya. Kadang sudah bosan dan malas kita melihatnya, jelad Mhd Nur lagi.


Menurut Mhd Nur, solusi dari supaya rumah penduduk bebas dari ancaman sungai Batang Jariang adalah normalisasi sungai. Artinya sungainya dialihkan lewatnya dari yang sekarang.
“Tidak ada jalan lain hanya itu,” ucap wali nagari kembali.


Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur yang dokonfirmasi mengatakan belum ada menerima laporan dari Wali Nagari Pauh Kambar. Sejak kapan kejadiannya. Sudah 3 bulan kok belum sampai di meja saya laporannya. Ditambahkan Bupati, Wali Nagari Pauh Kambar ada melapor dan mohon bantuan hanya untuk jalan ke mesjid Pauh Kambar. “Kalau untuk jalan ke mesjid emang ada,” ucap Suhatri Bur.
Apabila memang kondisi rumah masyarakat sudah terancam. “Inshaa Allah, kita akan bawa Tim ke lapangan,” tukas Suhatri Bur lagi. (Tka)