Indeks

ORANG JAWA MEMBANGUN MASJID DI PUSAT MINANGKABAU

Kapolres Tanah Datar Dr.Nur Ichsan kiri terlihat memberikan petunjuk kepada tukang (ditengah) didampingi Ketua pelaksana pembangunan rumah ibadah itu AKP Kamaluddin sebelah kanan.(Foto : Datuok).

Tanah Datar (Sumbar), MINAKONEWS.COM – Kapolres Tanah Datar yang ke-30 AKBP Dr.Nur Ichsan D.S., S.H., S.I.K., M.I.K membangun Masjid bagaikan Masjid Nabawi. Masjid yang dibangun itu berukuran 14 X 14 meter dengan anggaran Rp.1.2 Miliar. Nantinya Masjid itu bukan sekedar rumah ibadah bagi anggota Polri dan masyarakat, melainkan juga akan menjadi ikon wisata edukasi religius.

Pembangunan Masjid itu menandakan tekad Kapolres untuk menghadirkan institusi kepolisian dekat dengan masyarakat. Hal itu berpijak akan falsafah kehidupan orang Minang “adat basondi syarak-Syarak basondi kitabulloh”. Tanah Datar sebagai pusat Minangkabau yang hampir meliputi 5 Provinsi menurut administratif pemerintahan.

Masjid itu yang memang pokusnya menjadi sarana ibadah yang representatif nantinya serta nyaman. Akan tetapi nilai-nilai relegiusnya juga memberi mamfa’at secara luas dalam bidang sosial, budaya bahkan di bidang ekonomi. Jadi bukan hanya tempat anggota Polres dan masyarakat melaksanakan shalat berjema’ah yang penuh dengan kekhusukan.

Kapolres Dr.Nur Ichsan di pembangunan Masjid itu didampingi koordinator pembangunannya Kompol Marijohn, ketua pelaksana pembangunan AKP Kamaluddin juga terlihat AKP Kasat Reskrim Surya Wahyudi, Sekretaris PUPR Alhadi, Ajudan Kapolres Hafiz.

Desainnya yang menyerupai Masjid Nabawi yang bernuansa spritual itu mengingatkan umat pada sejarah besar dakwah Islam. Bahkan Masjid itu akan berfungsi sebagai pembinaan umat begitu pengamatan Mikononews.com menyaksikan Kapolres tersebut meninjau dan berbicara pembangunan Masjid tersebut, Senin (2-3-2026).

Dalam pembangunan rumah ibadah itu Kapolres banyak memberi petunjuk bahkan sampai-sampai kepada letak dan pemasangan bola lampu. Sebab menurut Kapolres, kita harus jauh-jauh hari mengantisipasi yang tidak ingin terjadi timbul di kemudian hari. Tidak terkecuali tentang kebakaran.

Apalagi diseputar areal tersebut akan diadakan antara lain Sate Podeh, pisang sale, gulai paku dan lain-lainnya. Pembangunan Masjid dengan anggaran Rp.1,2 miliar itu sudah hampir 60 % selesai. Kendatipun demikian yang gezahnya sudah terlihat nyata atas terpasangnya gubah.

Bahkan dari tuturnya Kapolres Nur lchsan dapat disimpulkan, akan menghidupkan kembali tradisi dakwah dan kegiatan keagamaan yang memperkuat iman, taqwa serta kedisiplinan. Terutamanya bagi anggota kepolisian, namun Masjid ini tidak hanya membangun ketaatan personal tetapi juga membentuk karakter aparat yang relegius dan berintegritas

Tujuan edukatifnya menjadi keunggulan tersendiri dari Masjid ini sekaligus juga berfungsi sebagai media pembelajaran sejarah dan peradaban Islam. Oleh sebab itu Mahasiswa yang berkunjung dapat memperoleh pengalaman langsung serta memahami nilai-nilai lslam, konsep moderasi beragama, serta peran Masjid dalam membentuk masyarakat beradab.

Dari tutur Kapolres Tanah Datar, pada Masjid itu juga akan diadakan ruangan edukasi yang membuka wawasan generasi muda yang sekaligus menuju jalan pengetahuan dan kemajuan. Begitu antara lain pengamatan MinakoNews atas menyaksikan orang Jawa yang membangun rumah iba dah di pusat Minangkabau. (Datuok).

Penulis : Datuok

Editor. : Red minakonews