Pemko Padang dan Dinas Pendidikan Guangdong perkuat kerja sama pendidikan, buka jalur beasiswa internasional bagi generasi muda Padang.(Foto Dok. Diskominfo).
Padang (Sumbar). MINAKONEWS. Pemerintah Kota Padang dan Dinas Pendidikan Provinsi Guangdong, Tiongkok, resmi menjalin kerja sama strategis di bidang pendidikan dan beasiswa luar negeri. Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam mendorong generasi muda Padang menembus batas geografis untuk menimba ilmu di tingkat internasional.
Dalam jamuan resmi di Rumah Gadang Baiturrahmah, Senin (19/1/2026), Wali Kota Padang Fadly Amran menerima delegasi pendidikan dari Guangdong yang dipimpin Inspektur Jenderal Pendidikan Provinsi Guangdong, Xu Shimin. Pertemuan ini menegaskan komitmen kedua belah pihak untuk memperkuat pertukaran pelajar dan pengembangan institusi vokasional.
Xu Shimin menyatakan bahwa pihaknya siap memfasilitasi kerja sama antara universitas di Guangdong dengan institusi pendidikan di Padang. Kerja sama ini mencakup penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk program Study in China, Learning in Guangdong, serta pengembangan program gelar ganda (double degree) yang sejalan dengan visi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang, Fadly Amran–Maigus Nasir.
Saat ini, lebih dari 2.600 mahasiswa Indonesia telah menempuh studi di Guangdong. Melalui sinergi ini, jumlah tersebut diharapkan meningkat, khususnya dari Kota Padang yang telah mengalokasikan anggaran beasiswa melalui program Padang Juara.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, menyampaikan bahwa pameran pendidikan akan digelar pada 20 Januari 2026 di Gedung Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang. Sekitar 1.000 siswa SMA/SMK akan hadir untuk menjajaki peluang studi di Tiongkok. Selanjutnya, ujian seleksi beasiswa akan dilaksanakan pada 21–22 Januari 2026. Jumlah penerima beasiswa akan ditentukan berdasarkan hasil ujian dan kualitas akademik siswa.
“Skemanya beasiswa dari Pemko Padang, dan kuotanya tergantung dari siswa yang lolos seleksi,” ujar Yopi.
Wali Kota Fadly Amran menegaskan bahwa hubungan Padang–Guangdong bukan sekadar diplomasi pendidikan, tetapi wujud nyata dari visi globalisasi sumber daya manusia. “Kami ingin anak-anak Padang menjadi pemimpin masa depan yang berpikir global dan bertindak lokal,” ujarnya.
Penulis: Halimah Tusa’diah
Editor. : Red. Minakonews.com
