Indeks

Padang Susun Master Plan Smart City: 18 Aplikasi Terintegrasi, Menuju One Big Data

Smart City Padang: 18 Aplikasi Terpadu, Menuju One Big Data. Layanan publik makin efisien, data OPD terintegrasi, aksi nyata digitalisasi kota (Foto Dok. Diskominfo).

Padang (Sumatera Barat). MINAKONEWS.COM – Pemerintah Kota Padang terus memperkuat fondasi digital menuju Smart City yang terintegrasi dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Melalui Forum Group Discussion (FGD) Smart City yang digelar di Ruang Abu Bakar Ja’ar, Balai Kota Padang, Rabu (29/10/2025), Pemko Padang menegaskan komitmennya untuk menyusun master plan Smart City berbasis data dan teknologi.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Padang, Boby Firman, menyampaikan bahwa FGD ini bertujuan mempercepat perumusan arah pembangunan digital yang terukur. “Tujuan dari FGD ini adalah mempercepat terancangnya master plan dari program Smart City Kota Padang,” ujarnya.

Master plan ini akan mengintegrasikan data dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ke dalam satu sistem terpadu. Platform One Big Data yang sedang dikembangkan akan menjadi pusat informasi untuk layanan publik, kebijakan, dan pemantauan kinerja.

Wali Kota Padang menekankan bahwa Smart City bukan sekadar konsep, tetapi harus berujung pada aksi nyata. Ia menyebutkan bahwa kebersihan kota, kinerja ASN, hingga pelayanan masyarakat harus bisa dipantau dan ditingkatkan melalui sistem digital. “Kita akan menyusun peta jalan menuju Smart City. Kebersihan kota, kinerja ASN, hingga pelayanan masyarakat bisa diakses melalui data berbasis teknologi,” jelasnya.

Salah satu fokus utama adalah pendataan dan pemberdayaan generasi muda. Pemko Padang berencana mengembangkan sistem pencatatan pencari kerja dan platform showcase karya anak muda sebagai bagian dari ekosistem Smart City. “Anak muda pencari kerja bisa terdata dan dibantu menemukan pekerjaan yang sesuai, bahkan menampilkan karya mereka sebagai prototype untuk mendekatkan dengan dunia kerja,” tambahnya.

Statistik Digitalisasi Kota Padang (Oktober 2025)

– Jumlah aplikasi layanan publik terintegrasi: 18 aplikasi, termasuk:
– Padang Mobile (super app layanan publik)
– Smart Surau (informasi rumah ibadah)
– Trans Padang (transportasi digital)
– Surveillance Kota (pemantauan lalu lintas dan keamanan)

– Target integrasi data OPD: Seluruh OPD diarahkan untuk menyambungkan data ke platform One Big Data yang sedang dikembangkan oleh Diskominfo.

– Platform digital yang sedang disiapkan: Padang Super Apps, hasil kolaborasi Pemko Padang dengan UPI YPTK, ditargetkan menjadi pintu layanan publik satu atap.

Kegiatan FGD ini turut dihadiri Asisten III Setdako Padang, Corri Saidan, bersama sejumlah kepala OPD dan Tim Percepatan Pembangunan. Diskusi difokuskan pada pemetaan kebutuhan digital, identifikasi tantangan integrasi data, serta penyusunan indikator keberhasilan Smart City berbasis lokal.

Langkah ini menjadi bagian dari visi besar Padang Amanah, yang menempatkan teknologi sebagai alat untuk memperkuat pelayanan publik, partisipasi warga, dan efisiensi birokrasi.

Penulis: d®amlis
Editor. : Red. Minakonews.com