Indeks

Pasaman Dapat Rp.26,5 Miliar : Jembatan, Jalan, Sinyal Dibangun

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade bersama rombongan meninjau lokasi jembatan darurat di Nagari Cubadak Barat, Kabupaten Pasaman.(Foto : Ist).

Pasaman (Sumbar), MINAKONEWS.COM – Pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR akan membangun jembatan gantung, jalan akses, dan tower BTS Telkomsel di Nagari Cubadak Barat, Kecamatan Duo Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Total nilai pembangunan mencapai Rp26,5 miliar, sebagai bentuk nyata arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pembangunan daerah tertinggal.

Langkah ini merupakan respons atas viralnya aksi bidan Dona Lubis yang menyeberangi sungai demi mengobati pasien tuberkulosis. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, meninjau langsung lokasi pembangunan bersama Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy, Bupati Pasaman Welly Suhery, Wakil Bupati Parulian Dalimunthe, dan Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional Sumbar Elsa Putra Friandi.

“Alhamdulillah, sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo, kita akan membangun jembatan senilai Rp.6,5 miliar dan jalan rabat beton sepanjang 4 kilometer senilai Rp.20 miliar. Totalnya Rp26,5 miliar. Ini adalah kado terindah HUT ke-80 RI untuk masyarakat Pasaman,” ujar Andre.

Jalan tersebut akan menghubungkan Jorong Lanai Hilir dengan Jorong Batang Kundur. Kondisi sebelumnya sangat ekstrem, berlumpur, dan berada di pinggir jurang, sehingga menyulitkan akses warga terutama saat hujan.

Selain infrastruktur fisik, Andre menerima proposal pembangunan tower BTS Telkomsel dari wali nagari dan masyarakat setempat. Proposal tersebut akan disampaikan langsung ke pihak Telkomsel pada 19 Agustus 2025, dengan harapan BTS bisa dibangun pada awal tahun 2026.

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi kemanusiaan, Andre juga menyerahkan bantuan sebesar Rp25 juta kepada bidan Dona Lubis. “Aksi Bu Dona membuka mata kita semua bahwa akses kesehatan dan infrastruktur harus segera dibenahi. Pemerintah hadir untuk menjawab itu,” tambahnya.

Bupati Pasaman Welly Suhery menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat. “Kami sangat terharu. Ini semua tidak lepas dari peran serta semua pihak, terutama Pak Andre dan dukungan penuh dari Presiden Prabowo,” ujarnya.

Andre meminta agar seluruh persyaratan teknis, termasuk izin lingkungan dan kawasan hutan, segera dipenuhi agar pembangunan bisa dimulai tahun ini. “Kalau ada kendala di Kementerian Kehutanan, saya siap bantu komunikasikan langsung,” tutupnya.

Sumber : Tribun Padang, Langgam.id, Antara News (14 Agustus 2025).(d®amlis).

Penulis. : d®amlis

Editor. : Red minakonews