Konferensi pers lintas kementerian, pemerintah paparkan skema pemulihan pascabencana akhir tahun (Foto Dok. Setpres).
Jakarta (DKI). MINAKONEWS. Pemerintah menegaskan komitmennya dalam mempercepat penanganan dampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Melalui konferensi pers di Posko Terpadu Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (29/12/2025), disampaikan sejumlah langkah strategis lintas kementerian, mulai dari skema hunian, bantuan sosial, hingga penyesuaian anggaran daerah.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan bahwa pemerintah menyiapkan bantuan perbaikan rumah sebesar Rp15 juta untuk rusak ringan dan Rp30 juta untuk rusak sedang. Untuk rumah rusak berat, warga dapat memilih hunian sementara atau tinggal di rumah keluarga dengan dukungan biaya, sambil menunggu pembangunan hunian tetap melalui skema APBN, Danantara, dan gotong royong. Sebagai penyesuaian kebijakan, surat edaran telah diterbitkan kepada 3 provinsi dan 52 kabupaten/kota terdampak untuk melakukan perubahan APBD agar alokasi anggaran sesuai kebutuhan pemulihan di lapangan.
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menambahkan bahwa total bantuan tanggap darurat yang telah tersalurkan mencapai Rp100,48 miliar dalam bentuk logistik dan kebutuhan dasar. Pemerintah juga menyalurkan santunan ahli waris sebesar Rp15 juta per orang, bantuan tunai Rp3 juta per keluarga untuk hunian sementara maupun tetap, bantuan ekonomi Rp5 juta per keluarga, serta tambahan lauk-pauk Rp450.000 per orang per bulan selama tiga bulan.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari memastikan bahwa distribusi logistik di setiap posko telah mencapai di atas 80 persen, dengan prinsip barang tidak menetap lebih dari 2×24 jam. Dana tunggu hunian sebesar Rp600 ribu per KK akan disalurkan melalui mekanisme jemput bola oleh bank-bank Himbara untuk memudahkan akses masyarakat.
Langkah terpadu ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menghadirkan solusi cepat, terukur, dan inklusif bagi masyarakat terdampak, sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pemulihan pascabencana.
Penulis: Wangkadon Dwitya
Editor. : Red. Minakonews.com
