Indeks

Pemulihan Infrastruktur Sumbar Berlanjut, Kementerian PU Fokus Normalisasi Sungai dan Jembatan Darurat

Jembatan Kembar Margayasa di Silaiang Bawah diperbaiki pascabencana, Kementerian PU pastikan jalur Padang–Bukittinggi kembali aman.(Foto Dok. Kemen PU).

Tanah Datar (Sumbar). MINAKONEWS.COM – Kementerian Pekerjaan Umum RI memastikan penanganan pascabencana banjir bandang dan longsor di Sumatera Barat terus berjalan. Fokus utama saat ini meliputi normalisasi Sungai Batang Sumpur di Tanah Datar serta pembangunan jembatan darurat di ruas Sicincin–Simpang Balingka, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, guna memulihkan konektivitas jalan provinsi dan nasional yang terdampak.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa jalur vital Padang–Bukittinggi menjadi prioritas. “Setiap langkah penanganan kami lakukan dengan prinsip kehati-hatian, memastikan aspek keselamatan terpenuhi sebelum fungsi layanan dikembalikan secara penuh,” ujarnya.

Normalisasi sungai dilakukan untuk mengamankan alur dan mencegah luapan material, sekaligus membuka akses sosial-ekonomi masyarakat. Di Malalak, pembangunan jembatan darurat di KM 74+800 ditargetkan memulihkan konektivitas secara bertahap, dengan pengerahan alat berat dan koordinasi bersama BUMN Karya serta pemerintah daerah.

Selain itu, Kementerian PU juga melakukan pengecekan struktur Jembatan Kembar Margayasa di Silaiang Bawah dan memperkuat tebing Sungai Batang Anai untuk menjamin keselamatan jalur nasional Padang–Bukittinggi.

Langkah-langkah ini menjadi bagian dari skema pemulihan besar yang disiapkan pemerintah pusat, menyusul kunjungan lapangan Menteri PU bersama unsur Forkopimda dan DPR RI. Dengan percepatan ini, diharapkan akses masyarakat kembali pulih, tidak ada wilayah yang terisolasi, dan aktivitas ekonomi bisa bangkit secara bertahap.

Penulis: Dur Mandala
Editor. : Red. Minakonews.com