Pengerukan Sungai Muara Pisang di Maninjau dimulai untuk kurangi risiko banjir.(Infografis: AI).
Agam (Sumbar). MINAKONEWS –
Warga Nagari Maninjau kini bisa bernapas lega setelah pemerintah daerah memastikan akan dilakukan pengerukan alur Sungai Muara Pisang sepanjang kurang lebih 2 kilometer. Program ini diharapkan mampu mengurangi risiko banjir dan memperlancar aliran air yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.
Pengerukan alur sungai tersebut merupakan bagian dari upaya penanggulangan bencana hidrometeorologi di kawasan Danau Maninjau. Pemerintah Kabupaten Agam bersama Balai Wilayah Sungai Sumatera V Padang menegaskan bahwa pekerjaan ini akan segera dimulai dengan melibatkan alat berat dan tenaga teknis di lapangan.
Tokoh masyarakat Nagari Maninjau menyampaikan apresiasi atas langkah pemerintah yang dinilai tepat sasaran. “Kami sudah lama menunggu realisasi pengerukan ini. Semoga bisa mengurangi ancaman banjir dan memperbaiki kualitas lingkungan sekitar,” ujar salah seorang perwakilan warga.
Selain pengerukan, pemerintah juga menyiapkan program pendukung berupa normalisasi saluran air, rehabilitasi tanggul, serta sosialisasi mitigasi bencana kepada masyarakat. Langkah ini diharapkan tidak hanya menyelesaikan masalah jangka pendek, tetapi juga memperkuat ketahanan lingkungan Nagari Maninjau dalam menghadapi cuaca ekstrem.
Penulis : Dur Mandala
Editor. : Red. Minakonews.com
