Indeks

Pentingnya Moderasi Beragama Dalam Menangkal Paham Radikalisme

Padang (Sumbar),
MINAKONEWS.COM -Fenomena gerakan radikalisme yang berujung pada tindakan terorisme akhir-akhir ini terjadi di Indonesia. Paham radikalisme keagamaan yang kemudian berlanjut pada aksi-aksi terorisme yang sudah terjadi begitu lama.

Dalam hal ini dialog lintas agama diselenggarakan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dengan nengusung tema, ‘Urgensi Moderasi Dalam Menegakan Gerakan Radikalisme Untuk Mewujudkan Kerukunan Beragama di hotel Kawana Padang Kamis, (23/6)

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), menyelenggarakan kegiatan ini dengan tujuan supaya tokoh – tokoh agama jangan terpengaruh dengan paham radikalisme yang berasal dari agama Islam, Budha, Hindu, Kristen dan Konghucu yang merupakan lintas agama.

Jika persoalan masalah agama, kita janganlah ikut campur dengan masalah itu. Apalagi ada unsur yang tidak baik. Janganlah memberikan informasi yang aneh diluar, yang bisa menimbulkan konflik sosial dan agama yang memicu timbulnya permusuhan, kata Prof. Salmadanis.

Lebih lanjut Salmadanis menyampaikan kepada Pers, tokoh agama tidak boleh ikut menyebarkan informasi yang aneh-aneh, karena tokoh agama merupakan wasit dan bukanlah menjadi pelaku kericuhan, wasit itu berada ditengah-tengah masyarakat, jika ada permasalahan harus diselesaikan secara musyawarah, katanya.

Prof. Salmadanis msngungkapkan ada beberapa pemahaman dari moderasi keagamaan. Moderasi itu menjadikan sebagai orang yang tidak berpihak kemanapun, baik eksim kanan maupun eksim kiri, sebagai Negara NKRI, dalam rangka mempertahankan Undang-Undang Dasar 1945, Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika yang penting tercapainya kebersamaan dan Kerukunan Umat Beragama yang tercantum dalam Empat Pilar,” tutur nya.

Kegiatan dialog ljntas agama juga dihadiri oleh Kapolresta Padang, Kesbangpol, Team agama dari FKUB dan seluruh organisasi keagamaan yang berada diwilayah kota Padang, dengan peserta kurang lebih 60 orang,” tutup Salmadanis. ( Edril )