Pesawat militer Amerika melintas di langit Indonesia memunculkan keresahan rakyat. Kedaulatan udara harus dijaga demi keamanan nasional.(Ilustrasi: Minakonews/AI).
Jakarta (DKI). MINAKONEWS –
Tiga pesawat tanker militer Amerika Serikat (USAF) terpantau melintasi jalur udara Indonesia pada Februari 2026. Pengamat penerbangan Gerry Soejatman menegaskan bahwa perlintasan tersebut dilakukan melalui jalur internasional dan tidak melanggar kedaulatan wilayah Indonesia.
Pesawat jenis KC-135 Stratotanker itu bergerak dari koridor Pasifik menuju barat. Menurut Gerry, Indonesia berada di jalur strategis sehingga wajar jika pesawat asing melintas, selama tetap mengikuti prosedur resmi. “Tidak ada indikasi pelanggaran. Jalur yang dipakai adalah jalur internasional,” ujarnya.
TNI Angkatan Udara memastikan bahwa setiap penerbangan militer asing berada dalam pengawasan. Kepala Staf TNI AU menegaskan bahwa pesawat asing tidak bisa bebas masuk tanpa izin. “Semua pergerakan kami awasi. Kedaulatan udara tetap prioritas,” katanya dalam keterangan resmi.
Sebelumnya, dua pesawat militer AS juga sempat transit di Bandara Labuan Bajo pada Juli 2025. TNI AU menegaskan bahwa transit tersebut dilakukan sesuai prosedur dan hanya membawa kru, tanpa penumpang sipil.
Meski demikian, sejumlah warga menyuarakan kekhawatiran atas intensitas pergerakan pesawat militer asing. Poster digital yang beredar di media sosial menuntut penguatan sistem radar dan transparansi publik.
Pengamat pertahanan menilai bahwa pengawasan harus terus diperketat agar tidak terjadi penyalahgunaan jalur udara. “Indonesia harus menjaga kedaulatan, sekaligus realistis bahwa posisinya di jalur strategis dunia,” ujar seorang akademisi pertahanan.
Penulis: Dur Mandala Putra
Editor. : Red. Minakonews.com
