H. Yusri Umar, Apt pionir farmasi asal Silungkang, Sumbar, pendiri Beta Farma.(Foto Dok. Ist).
Silungkang (Sumbar). MINAKONEWS.COM – Dunia farmasi Sumbar berduka. H. Yusri Umar, Apt, pendiri PT Nusantara Beta Farma dan pionir industri obat di daerah, tutup usia setelah lebih dari tiga dekade membangun industri kesehatan dari Silungkang.
Semasa hidup, Yusri Umar aktif menulis biografi tentang perjalanan hidupnya sebagai industrialis. Ia dikenang sebagai sosok visioner yang membawa industri farmasi ke Sumbar, membuka lapangan kerja, dan memberi kontribusi nyata bagi kesehatan masyarakat. Melalui Beta Farma, ia berkomitmen menghadirkan produk obat dan kosmetik halal yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Data perusahaan menunjukkan, Beta Farma telah berkiprah lebih dari 30 tahun sejak 1990-an. Pabrik ini mempekerjakan sekitar 200 tenaga kerja lokal, memproduksi lebih dari 50 jenis obat generik dan kosmetik halal, serta mendistribusikan produk ke apotek dan rumah sakit di Sumbar, Riau, Jambi, dan sebagian Jawa. Skala ini menjadikan Beta Farma sebagai pionir industri farmasi di luar Jawa.
Warisan beliau bukan hanya berupa perusahaan, tetapi juga inspirasi bagi generasi muda Sumbar untuk berani membangun industri dari daerah. Kehilangan ini menjadi momentum refleksi bahwa kiprah seorang pionir dapat meninggalkan jejak panjang bagi masyarakat.
Penulis: Halimah Tusa’diah
Editor. : Red. Minakonews.com
