Hunian sementara Danantara di Aceh Tamiang mulai ditempati warga terdampak bencana.(Foto Dok. Setpres).
Aceh Tamiang (Aceh). MINAKONEWS. Presiden RI Prabowo Subianto mengawali tahun 2026 dengan meninjau langsung progres pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026). Kunjungan ini menandai komitmen pemerintah mempercepat rehabilitasi hunian, fasilitas umum, dan infrastruktur dasar di wilayah terdampak banjir dan longsor.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa Presiden mengecek pembangunan rumah hunian Danantara yang telah mencapai 600 unit dari target 15 ribu unit di tiga provinsi terdampak. Hunian sementara tersebut menjadi prioritas bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
Selain hunian, Presiden juga menginstruksikan percepatan penyediaan air bersih, pemulihan fasilitas umum seperti sekolah dan puskesmas, serta normalisasi sungai untuk mengatasi endapan lumpur dan material sisa bencana.
Usai peninjauan, Presiden memimpin rapat koordinasi pemulihan pascabencana yang dihadiri oleh 10 menteri Kabinet Merah Putih dan 15 direktur utama BUMN. Rapat tersebut membahas percepatan pembangunan hunian, pemulihan infrastruktur dasar, serta dukungan logistik bagi masyarakat terdampak.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan permintaan maaf karena belum bisa hadir ke semua titik bencana di Sumatera. “Saya tahu banyak daerah lain bertanya, ‘kok Presiden belum sampai?’. Saya minta maaf belum bisa ke semua titik, tapi semua daerah mengalami kesulitan yang sama dan akan kita tangani bersama,” ujarnya.
Kunjungan ini menegaskan pergeseran penanganan dari fase darurat menuju fase pemulihan, dengan fokus pada penyediaan hunian layak, layanan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur dasar.
Penulis : Dur Mandala
Editor. : Red. Minakonews.com
