Indeks

Prabowo Paparkan Program Makan Bergizi Gratis di Davos: 59,8 Juta Porsi Per Hari, Target 82,9 Juta 2026

Makan Bersama di Sekolah
Siswa menikmati makan bergizi gratis di ruang kelas sebagai bagian dari komitmen negara dalam pemenuhan gizi anak-anak (Foto Dok. Setpres).

Davos (Swiss). MINAKONEWS – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmen negara dalam menjamin pemenuhan gizi rakyat melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam pidatonya di ajang World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Jumat (23/1/2026), Prabowo menyampaikan bahwa dalam waktu satu tahun, program ini telah menjangkau puluhan juta warga setiap hari.

Ia menyebut bahwa sejak dimulai pada 6 Januari 2025 dengan 190 dapur yang melayani 570.000 orang per hari, kini jumlahnya telah berkembang menjadi 21.102 dapur yang memproduksi 59,8 juta porsi makanan bergizi setiap hari. Sasaran utama program ini adalah anak-anak, ibu hamil dan menyusui, serta lansia yang hidup sendiri. Pemerintah menargetkan 82,9 juta porsi per hari pada tahun 2026.

Dalam pidatonya, Prabowo juga mengkritik sistem ekonomi global yang ia sebut sebagai “greedonomics”, yakni sistem yang hanya menguntungkan segelintir pihak. Ia menekankan pentingnya keadilan sosial, pemerataan kesejahteraan, dan pembangunan manusia sejak dini sebagai fondasi masa depan yang berkelanjutan.

Ia juga menyampaikan bahwa anggaran MBG tahun 2026 mencapai sekitar Rp 335 triliun, setara dengan omzet tahunan McDonald’s secara global. Hal ini disampaikan untuk menunjukkan skala dan keseriusan Indonesia dalam membangun sistem pangan nasional yang inklusif dan berkeadilan.

Program MBG menjadi simbol nyata kehadiran negara dalam kehidupan rakyat, dari masa kanak-kanak hingga usia lanjut. Dengan pendekatan berbasis komunitas dan dapur lokal, program ini tidak hanya menekan angka kelaparan, tetapi juga membuka lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi rakyat.

Penulis: Wangkadon Dwitya
Editor. : Red. Minakonews.com