Prabowo di Panggung Global
Presiden RI Prabowo Subianto diperkenalkan di forum utama WEF Davos 2026, tegaskan visi Indonesia: damai, stabil, dan sejahtera (Foto Dok. Setpres).
Davos (Swiss). MINAKONEWS – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan pidato kunci dalam forum World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss, baru-baru ini. Dalam pidatonya, Presiden menegaskan bahwa perdamaian dan stabilitas adalah prasyarat utama bagi pertumbuhan ekonomi global yang berkelanjutan.
Di tengah ketidakpastian dunia, Presiden memaparkan ketangguhan ekonomi Indonesia yang tetap tumbuh kuat dengan inflasi terkendali di kisaran 2 persen serta defisit anggaran yang terjaga di bawah 3 persen dari PDB. Ia menyampaikan bahwa kesejahteraan rakyat menjadi inti dari strategi pembangunan nasional.
Presiden Prabowo juga menguraikan peta besar transformasi ekonomi Indonesia, termasuk pembentukan sovereign wealth fund Danantara Indonesia yang mengelola aset senilai satu triliun dolar AS sebagai mitra strategis investor global. Selain industrialisasi, pembangunan manusia menjadi pusat strategi melalui program makan bergizi gratis yang telah menjangkau 59,8 juta jiwa, pemeriksaan kesehatan gratis, serta transformasi pendidikan untuk memutus rantai kemiskinan dan mencetak SDM unggul.
Dalam forum tersebut, Presiden menekankan bahwa supremasi hukum dan pemberantasan korupsi adalah syarat mutlak terciptanya iklim investasi yang sehat. Pemerintah berkomitmen memerangi ekonomi keserakahan, menindak tegas praktik ilegal di berbagai sektor, serta memastikan perlindungan bagi kelompok masyarakat paling rentan. Target penghapusan kemiskinan ekstrem sepenuhnya dalam empat tahun ke depan menjadi salah satu prioritas utama.
Menutup pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan visi Indonesia sebagai negara yang terbuka terhadap integrasi ekonomi dunia namun tetap berpegang teguh pada prinsip keadilan dan kemandirian. Ia menyampaikan keberhasilan swasembada beras hanya dalam satu tahun dan optimisme untuk swasembada pangan lainnya. Indonesia berkomitmen menjadi warga dunia yang bertanggung jawab dengan menjunjung tinggi prinsip “seribu teman terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak” demi menjaga perdamaian dan kelestarian lingkungan global.
Penulis: Wangkadon Dwitya
Editor. : Red. Minakonews.com
