Magang Nasional dibuka: 20 ribu fresh graduate siap kerja, 26 ribu posisi tersedia di 1.668 perusahaan (Infografis: DRJ/AI).
Jakarta (DKI Jakarta). MINAKONEWS.COM — Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi meluncurkan Program Magang Nasional 2025, sebagai bagian dari strategi memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan kompetensi lulusan baru. Program ini menyasar 20.000 fresh graduate lulusan perguruan tinggi maksimal satu tahun sejak kelulusan.
Peserta program akan ditempatkan di berbagai sektor, termasuk perusahaan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), lembaga pemerintah, dan Bank Indonesia. Magang berlangsung selama enam bulan, dengan skema kerja berbasis pengalaman dan pelatihan langsung di tempat kerja.
Setiap peserta akan menerima uang saku bulanan yang disesuaikan dengan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) masing-masing. Selain itu, peserta juga mendapatkan jaminan kehilangan pekerjaan (JKP) dan jaminan kematian (JKM), tanpa potongan dari uang saku yang diberikan pemerintah.
Hingga 19 Oktober 2025, tercatat 1.668 perusahaan telah bergabung dalam program ini, menyediakan 26.181 posisi magang. Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah pelamar yang mencapai 156.159 orang melalui platform SIAPKerja dan kanal resmi Kemnaker.
Salah satu pelamar, Dinda (23), lulusan Universitas Negeri Semarang, menyambut baik program ini. “Saya berharap bisa mendapatkan pengalaman kerja nyata dan membuka peluang karier setelah magang,” ujarnya.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari agenda prioritas pemerintah dalam paket ekonomi 2026. “Magang Nasional adalah investasi sumber daya manusia. Pemerintah ingin generasi muda siap kerja, bukan hanya siap lulus,” katanya dalam konferensi pers peluncuran.
Program ini diharapkan menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan dunia kerja, sekaligus mempercepat penyerapan tenaga kerja muda di tengah tantangan ekonomi global.
Penulis: DRJ
Editor. : Red. Minakonews.com
