Rangkuman momen penting kemitraan strategis Rusia–Iran dari 2007 hingga 2026, termasuk dukungan Putin terhadap Mojtaba Khamenei pasca transisi kepemimpinan Iran. (Infografis: Minakonews/AI).
MOSKOW–TEHERAN (Minakonews) — Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan dukungan penuh kepada Ayatollah Mojtaba Khamenei, yang baru saja ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi Iran menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei. Penunjukan ini berlangsung tak lama setelah serangan gabungan AS–Israel pada awal Maret 2026 yang menewaskan sang ayah dan mengguncang stabilitas politik Iran.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis Kremlin, Putin menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Ayatollah Ali Khamenei dan menegaskan komitmen Rusia untuk terus menjadi mitra strategis Teheran. “Kami mendukung penuh kepemimpinan Ayatollah Mojtaba Khamenei dan siap memperkuat kerja sama bilateral demi stabilitas kawasan,” ujar Putin.
Dukungan ini mempertegas posisi Rusia sebagai sekutu utama Iran di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik. Selain solidaritas politik dan komitmen diplomatik, Rusia juga membuka peluang kerja sama ekonomi di sektor energi dan perdagangan. Iran menyambut baik dukungan tersebut dan menyatakan kesiapan untuk memperkuat hubungan strategis di berbagai bidang, termasuk pertahanan dan diplomasi regional.
“Rusia adalah mitra terpercaya kami. Dukungan ini akan memperkuat posisi Iran dalam menghadapi tekanan internasional,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran.
Penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi terjadi di tengah situasi politik yang genting. Serangan terhadap ayahnya memicu konsolidasi kekuasaan di dalam negeri dan mempercepat transisi kepemimpinan. Minakonews akan terus memantau perkembangan hubungan Rusia–Iran serta dampaknya terhadap dinamika kawasan Timur Tengah dan posisi diplomatik Indonesia.
Penulis: Wangkadon Dwitya / Dur Mandala Putra
Editor. : Minakonews.com
