Foto Kegiatan Raker PMI Pasaman Dengan Tema “Terus Tebar Kebaikan”(Foto:Ref).
Pasaman, MINAKONEWS.COM — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasaman menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2025 dengan mengusung tema “Terus Tebarkan Kebaikan” di Markas PMI Pasaman, Lubuk Sikaping.
Raker ini dipimpin langsung oleh Ketua PMI Pasaman, Sabar AS, dan dihadiri segenap pengurus inti, yakni Ir. Rosben Aguswar, M.Si Dt. Batuah selaku Wakil Ketua, Toharudin, S.Pd, M.Pd selaku Bendahara, dan Arma Putra selaku Sekretaris PMI Pasaman yang sekaligus mewakili Bupati Pasaman.
Turut hadir Ketua Dewan Kehormatan PMI Pasaman sekaligus Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Komisi II, Ali Muda, SH, serta Aim Zen dari PMI Provinsi Sumatera Barat.
Kegiatan juga diikuti oleh pengurus PMI kecamatan dan relawan se-Pasaman, baik secara langsung maupun melalui Zoom Meeting.
Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Program Kemanusiaan
Raker ini menjadi ajang konsolidasi untuk mengevaluasi capaian kinerja sekaligus menyusun strategi program PMI Pasaman di tahun 2025 agar lebih terarah dan berdampak bagi masyarakat.
Ketua PMI Pasaman Sabar AS menegaskan bahwa tema “Terus Tebarkan Kebaikan” mencerminkan semangat seluruh jajaran PMI untuk bekerja tulus, disiplin, dan berorientasi pada kemanusiaan.
“PMI bukan sekadar organisasi sosial, tetapi panggilan hati. Setetes darah yang disumbangkan dapat menyelamatkan nyawa. Di sinilah makna dari menebarkan kebaikan,” ujar Sabar AS.
“Kami ingin memastikan setiap langkah PMI benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Pasaman,” tambahnya.
Capaian Nyata PMI Pasaman: 1.276 Kantong Darah Terkumpul
Di bawah koordinasi Wakil Ketua Ir. Rosben Aguswar, M.Si Dt. Batuah, PMI Pasaman mencatat kemajuan signifikan dalam layanan donor darah.
Sejak Januari hingga Oktober 2025, PMI berhasil mengumpulkan 1.276 kantong darah, dengan rata-rata 120 kantong per bulan melalui kegiatan donor darah di 16 puskesmas, sekolah-sekolah, dinas, dan nagari di seluruh Pasaman.
Selain itu, PMI Pasaman juga menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana, meliputi:
15 kepala keluarga korban kebakaran,
71 kepala keluarga korban banjir bandang, dan
1 kepala keluarga korban angin puting beliung.
Rosben Aguswar dalam laporannya menyebut, capaian ini menunjukkan peningkatan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya dan menjadi bukti bahwa PMI Pasaman kini lebih aktif, solid, dan responsif terhadap kebutuhan kemanusiaan.
Penguatan Kerja Sama dan Fasilitas UTD
PMI Pasaman juga telah menjalin MoU dengan 16 puskesmas di seluruh kabupaten, yang akan diperpanjang pada Desember 2025. Langkah ini menjadi fondasi penting untuk memastikan ketersediaan darah dan pelayanan yang merata.
Terkait Unit Transfusi Darah (UTD), PMI Pasaman telah memiliki gedung di sebelah rumah sakit daerah dan tengah melengkapi fasilitas pendukung agar dapat beroperasi penuh pada tahun 2026.
Dukungan juga datang dari Ketua Dewan Kehormatan PMI Pasaman, Ali Muda, SH, yang berkomitmen membantu melalui program pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD Provinsi Sumbar guna pengadaan alat pendukung UTD.
“Kita dorong agar UTD PMI Pasaman segera beroperasi. Saya siap membantu memperkuat fasilitasnya karena ini menyangkut nyawa dan kemanusiaan,” ujar Ali Muda.
Pemda Pasaman Tetap Dukung PMI Meski Fiskal Terbatas
Dalam sambutan mewakili Bupati Pasaman, Arma Putra menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas kiprah PMI Pasaman yang semakin aktif di bawah kepemimpinan Sabar AS dan jajaran pengurusnya.
Ia menegaskan bahwa meskipun kondisi fiskal daerah tengah menantang, Pemda Pasaman tetap berkomitmen mendukung program PMI karena memiliki peran strategis dalam bidang kesehatan dan kebencanaan.
“PMI Pasaman adalah mitra penting pemerintah daerah. Sinergi dan kerja sama yang sudah terjalin akan terus diperkuat demi pelayanan kemanusiaan yang lebih baik,” ujar Arma Putra.
Relawan dan Regenerasi Terus Diperkuat
PMI Pasaman kini membina lebih dari 150 relawan aktif, yang terdiri dari 32 anggota KSR (Korps Sukarela), 20 anggota TSR (Tenaga Sukarela), serta lebih dari 100 anggota PMR (Palang Merah Remaja) dari enam sekolah menengah.
Pelatihan KSR dan TSR dijadwalkan kembali pada tahun mendatang untuk meningkatkan kesiapan dan profesionalisme relawan.
PMI Pasaman Siap Jadi Teladan Kemanusiaan
Raker 2025 meneguhkan langkah PMI Pasaman sebagai organisasi kemanusiaan yang modern, profesional, dan kolaboratif.
Dengan dukungan semua pihak — mulai dari pemerintah, DPRD, hingga masyarakat — PMI Pasaman siap menjadi garda terdepan dalam menebarkan kebaikan dan menolong tanpa pamrih.
“Dengan semangat Terus Tebarkan Kebaikan, PMI Pasaman akan terus berinovasi dan memperluas manfaatnya bagi masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan,” tutup Sabar AS.(Ref).
Penulis : Ref
Editor. : Red minakonews
