Pejabat daerah menyerahkan beras Bulog di Posko Bencana Sumbar, simbol solidaritas pemulihan pascabencana (Potret Digital: DM).
Padang (Sumbar). MINAKONEWS.COM – Gelombang solidaritas terus mengalir untuk korban banjir bandang dan longsor di Sumatera Barat. Hingga pertengahan Desember 2025, total bantuan dari pejabat pemerintah dan selebritas tercatat lebih dari Rp23 miliar, selain logistik dan aksi nyata di lapangan.
Presiden Prabowo Subianto menambah alokasi bantuan menjadi Rp4 miliar per daerah terdampak di Sumatera. Kementerian Keuangan melalui Wamenkeu Suahasil Nazara menyalurkan dana APBN untuk 52 kabupaten/kota terdampak di Aceh, Sumut, dan Sumbar, masing-masing Rp4 miliar. Gubernur Jambi Al Haris menyerahkan bantuan kemanusiaan ke Pemprov Sumbar berupa 10 ton beras, Rp500 juta dana tunai, dapur umum, ambulans, obat-obatan, hygiene kit, serta aksi bersih-bersih. Sementara Kementerian Kehutanan mendistribusikan bantuan di DAS Kuranji, Padang, berupa sembako, karpet, pembalut, dan kebutuhan dasar lain.
Dari kalangan selebritas, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina menyumbang Rp15 miliar untuk korban banjir di Sumbar, Sumut, dan Aceh (masing-masing Rp5 miliar). Zaskia Adya Mecca, Teuku Wisnu, Atta Halilintar, dan Praz Teguh turun langsung menyalurkan bantuan di lokasi banjir. Ozy Syahputra bersama komunitas Selebriti Peduli menggalang dana di jalan dengan pesan “tak perlu kaya untuk berbagi.” Vicky Prasetyo bersama Solidarity Squad menyalurkan 30 ton sembako ke Aceh dan wilayah terdampak lain. Zita Anjani, Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, ikut mengawal distribusi bantuan presiden berupa 10 ton beras Bulog, mi instan, perlengkapan anak, dan peralatan kesehatan ke Sibolga dan Tapanuli.
BNPB mencatat lebih dari 1.059 korban jiwa akibat banjir bandang dan longsor di Sumatera per 17 Desember 2025. Bantuan pejabat fokus pada dana APBN, logistik, dan koordinasi antarprovinsi, sedangkan selebritas lebih banyak menggalang dana publik dan aksi langsung di lapangan. Solidaritas lintas pihak ini menunjukkan bahwa pemulihan pascabencana membutuhkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat sipil.
Penulis: Dur Mandala
Editor. : Red. Minakonews.com
