Program MBG dan KDMP disorot dunia. Media internasional menilai kebijakan ini berisiko bagi fiskal, sementara pemerintah menegaskan pengawasan ketat dan komitmen pada ketahanan pangan nasional.(Ilustrasi: Minakonews.com)
Jakarta. MINAKONEWS – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang digagas Presiden Prabowo Subianto mendapat perhatian media internasional. The Economist menilai kedua program berpotensi menyerap hingga 10 persen anggaran negara dan memperlebar defisit di atas batas 3 persen PDB. Sementara Atlantico.fr menyoroti koordinasi antar‑kementerian serta pengawasan ketat yang diakui langsung oleh Presiden Prabowo dalam wawancara eksklusif.
Sorotan internasional muncul di tengah pelemahan rupiah sebesar 11 persen terhadap dolar AS dan keluarnya modal asing senilai 6 miliar dolar. Kondisi ini dinilai dapat meningkatkan biaya pinjaman pemerintah dan memicu peninjauan ulang peringkat kredit Indonesia.
Meski demikian, Presiden Prabowo menegaskan program prioritas tetap berjalan dengan pengawasan intensif, terutama MBG yang ditujukan untuk penanganan stunting dan ketahanan pangan nasional. Pemerintah menekankan bahwa koordinasi lintas kementerian akan memastikan akuntabilitas pelaksanaan program.
Penulis: Halimah Tusa’diah/Dinno Veoline
Editor. : Red. Minakonews.com
