Indeks

Stok BBM di Bawah Standar Global, Pemerintah Perlu Segera Ambil Langkah Penguatan

Stok BBM nasional hanya cukup untuk 20–26 hari, jauh di bawah standar global 90 hari. Pemerintah didesak segera memperkuat cadangan energi untuk menghindari risiko krisis pasokan dan lonjakan harga.(Infografis: Minakonews/AI).

Jakarta, MINAKONEWS – Ketahanan energi nasional kembali menjadi sorotan setelah terungkap bahwa stok bahan bakar minyak (BBM) Indonesia hanya cukup untuk sekitar 20–26 hari. Angka ini jauh di bawah standar global yang rata-rata mencapai 90 hari cadangan.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan kondisi tersebut belum masuk kategori darurat, namun tetap membutuhkan perhatian serius. “Stok BBM kita saat ini berkisar 21–26 hari. Pemerintah terus berupaya menjaga pasokan agar tetap aman,” ujarnya.

Ekonom Indef menilai cadangan yang minim membuat Indonesia rentan terhadap gejolak harga dan pasokan global, terutama di tengah ketegangan geopolitik. Mereka mendorong pemerintah memperkuat ketahanan energi secara menyeluruh, mulai dari sektor hulu hingga hilir.

Langkah penguatan yang disiapkan pemerintah antara lain perjanjian perdagangan timbal balik dengan Amerika Serikat untuk impor migas senilai USD 15 miliar per tahun. Selain itu, pembangunan fasilitas penyimpanan strategis dan diversifikasi sumber pasokan dinilai penting untuk mencapai standar global.

Dengan cadangan yang masih di bawah standar, penguatan ketahanan energi menjadi kebutuhan mendesak agar Indonesia tidak rentan terhadap krisis pasokan maupun lonjakan harga minyak dunia.

Penulis: Dinno Veoline/ Dur Mandala Putra
Editor. : Red Minakonews.com