Warga Mentawai menerima kantong daging qurban dari program Tebar Qurban Pemprov Sumbar 1447 H/2026 M. (Ilustrasi: Minakonews/AI).
Padang (Sumbar). MINAKONEWS –
Program Tebar Qurban 1447 H/2026 M yang digagas Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dipastikan berjalan lancar di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Monitoring lapangan yang dilakukan Kepala Badan Kesbangpol Sumbar, Mursalim, bersama jajaran RSJ Prof. HB. Saanin pada Sabtu (30/5/2026) memastikan seluruh hewan qurban diterima, disembelih sesuai syariat, dan dagingnya dibagikan tepat sasaran.
Tahun ini, Pemprov Sumbar menyalurkan 5 ekor hewan qurban ke Mentawai, terdiri dari 4 sapi dan 1 kerbau. Distribusi dilakukan ke lima titik: Pagai Utara, Sipora Utara, Siberut Barat, Siberut Utara, dan Pagai Selatan. Setiap masjid di lokasi tersebut menerima 1 ekor hewan qurban. Dari hasil penyembelihan, tercatat lebih kurang 670 kantong daging dibagikan kepada masyarakat yang berhak.
Mursalim menegaskan, distribusi qurban di Mentawai juga menjadi simbol toleransi. “Hebatnya di sini, daging qurban juga dibagikan kepada masyarakat non-muslim. Toleransi antar umat beragamanya begitu terasa dan patut kita apresiasi,” ujarnya.
Apresiasi datang dari masyarakat. Sulaiman (54), pengurus Masjid Taqwa Tua Pejat, menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemprov Sumbar. “Masyarakat kami sangat terbantu dengan adanya program Tebar Qurban ini. Kami merasa terperhatikan meski berjarak jauh dari pusat pemerintahan,” ungkapnya.
Secara keseluruhan, program Tebar Qurban Pemprov Sumbar tahun 2026 menyalurkan 173 ekor hewan qurban, terdiri dari 139 sapi, 1 kerbau, dan 33 kambing. Hewan tersebut berasal dari partisipasi ASN, BUMD, dan mitra Pemprov. Selain itu, Kabupaten Kepulauan Mentawai juga menerima bantuan 2 ekor sapi qurban dari Presiden RI Prabowo Subianto, masing-masing untuk Masjid Nurul Iman Bukit Pamewa dan Masjid Jabal Nur di Kecamatan Sipora Utara.
Program ini tidak hanya memperkuat solidaritas umat, tetapi juga menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan distribusi qurban merata hingga ke daerah terluar Sumatera Barat.
Penulis: Halimah Tusa’diah/Dinno Veoline
Editor. : Red. Minakonews.com
