Meutya Hafid (Dok. Wikipedia).
Jakarta, MINAKONEWS.COM –
Platform media sosial TikTok secara resmi menonaktifkan fitur siaran langsung (Live) di Indonesia sebagai langkah pengamanan tambahan di tengah meningkatnya aksi demonstrasi nasional. Keputusan ini diambil secara mandiri oleh pihak TikTok, tanpa instruksi langsung dari pemerintah.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyatakan, pemerintah menghargai langkah tersebut sebagai bentuk tanggung jawab platform dalam menjaga keamanan digital.
TikTok mengambil keputusan ini secara sukarela. Pemerintah tidak melarang ekspresi publik, tapi kami mendukung langkah preventif selama situasi belum stabil,” ujar Meutya dalam konferensi pers di Jakarta.
Penonaktifan fitur Live dimulai sejak Sabtu malam, 30 Agustus 2025, dan berdampak langsung pada pelaku usaha kecil yang mengandalkan siaran langsung untuk berjualan. Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) menyebut langkah TikTok sebagai bentuk kehati-hatian, namun meminta agar solusi alternatif segera disiapkan bagi UMKM terdampak.(DRJ).
Penulis. : DRJ
Editor. : Red minakonews
