Indeks

Transformasi RSUP M. Djamil Padang: Modernisasi Fasilitas, Riset Medis, dan Penguatan Layanan Spesialis

Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua (Dok.Ist).

Padang (Sumbar), MINAKONEWS.COM – 3 September 2025. RSUP Dr. M. Djamil Padang resmi memulai langkah besar menuju transformasi sebagai rumah sakit rujukan berstandar regional. Setelah masterplan pengembangan disetujui oleh Kementerian Kesehatan RI pada pertengahan tahun ini, manajemen rumah sakit mulai menata ulang fasilitas, layanan, dan sistem pendukung demi meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Dalam audiensi bersama Wali Kota Padang, Fadly Amran, beberapa hari lalu Direktur Utama RSUP M. Djamil, dr. Dovy Djanas, menegaskan bahwa pengembangan ini bukan hanya soal fisik bangunan, tapi juga integrasi layanan spesialis, penataan lingkungan, dan penguatan kapasitas SDM medis. “Kami ingin RSUP M. Djamil menjadi rumah sakit modern yang tidak hanya melayani Sumatera Barat, tapi juga kawasan regional Sumatera,” ujar dr. Dovy seperti dikutip dari Padangkita.com.

Langkah awal yang sudah dilakukan termasuk penataan drainase dan pengendalian banjir di sekitar area rumah sakit, serta penertiban pedagang kaki lima yang selama ini mengganggu akses pasien. Pemerintah Kota Padang menyatakan dukungan penuh terhadap proyek ini, menyebutnya sebagai bagian dari agenda strategis pembangunan kesehatan daerah.

Salah satu tonggak penting dalam pengembangan RSUP M. Djamil adalah penandatanganan kesepakatan pembayaran ganti rugi atas aset tanah milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero di Jakarta. Kesepakatan ini dilakukan pada 15 Oktober 2024 sebagai tahap awal realisasi masterplan pembangunan gedung rawat inap standar sesuai Perpres No. 59 Tahun 2024 tentang Jaminan Kesehatan Nasional. Proses pembayaran dilakukan secara bertahap, dan rumah sakit juga tengah mengupayakan pemanfaatan lahan milik TNI AD di kawasan Sawahan untuk perluasan fasilitas pelayanan terpadu.

Sebagai bagian dari penguatan fungsi riset dan pendidikan, RSUP M. Djamil menjalin kerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada akhir Agustus 2025. Kolaborasi ini mencakup pengembangan komunikasi publik berbasis riset dan peningkatan kapasitas rumah sakit sebagai pusat penelitian medis di Sumatera.

Dalam bidang layanan spesialis, RSUP M. Djamil juga membuka program fellowship kolorektal bersama Kolegium Bedah Indonesia. Program ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi dokter bedah dan memperluas akses layanan bedah berkualitas di luar Jawa. Fellowship ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang rumah sakit dalam membangun ekosistem pendidikan kedokteran yang berkelanjutan.

Transformasi RSUP M. Djamil bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga soal visi: menjadikan rumah sakit ini sebagai pusat layanan kesehatan yang modern, inklusif, dan berbasis riset. Dengan dukungan pemerintah daerah, mitra nasional, dan komunitas medis, langkah ini dinilai sebagai investasi jangka panjang bagi kesehatan masyarakat Sumbar dan sekitarnya.(d®amlis).

Penulis. : d®amlis

Editor. : Red minakonews