Indeks

Update Terbaru Tragedi Ponpes Al Khoziny

Bangunan musala Ponpes Al Khoziny sebelum dan sesudah ambruk: dari tempat ibadah yang kokoh menjadi puing-puing duka yang menyisakan luka mendalam (Infografis: 44d1n0/AI).

Sidoarjo (Jawa Timur). MINAKONEWS.COM – Hingga Minggu (5/10/2025), jumlah korban meninggal dunia akibat ambruknya musala Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, tercatat sebanyak 39 orang. Data ini disampaikan oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) setelah tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 23 jenazah dalam 24 jam terakhir.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit, menyebutkan bahwa proses evakuasi mengalami percepatan signifikan. Dari total korban meninggal, dua di antaranya ditemukan dalam bentuk potongan tubuh. Tim SAR juga mencatat bahwa hingga saat ini, sebanyak 143 korban telah berhasil dievakuasi, baik dalam kondisi selamat maupun meninggal dunia.

“Dari data yang dihimpun Basarnas berdasarkan laporan keluarga korban, masih terdapat 23 korban yang dinyatakan belum ditemukan. Artinya, dengan kondisi sekarang, secara matematis besar evakuasi dapat selesai besok Senin (6/10) siang,” ujar Nanang.

Sementara itu, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa total korban dalam peristiwa ini mencapai 167 orang. Dari jumlah tersebut, 104 orang dinyatakan selamat, 8 masih dirawat di rumah sakit, dan 95 lainnya telah menyelesaikan perawatan.

Sebagai langkah investigasi, BNPB telah menggandeng ahli struktur dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk melakukan forensik bangunan dan memastikan keamanan proses evakuasi lanjutan. Presiden Prabowo Subianto juga telah memantau langsung perkembangan dan memerintahkan agar perhatian penuh diberikan terhadap penanganan tragedi ini, termasuk dukungan kesehatan dan psikososial bagi para santri dan keluarga korban.

Penulis: 44d1n0
Editor. : Red. Minakonews.com