Wali Kota Pariaman Yota Balad meninjau pembuatan Tabuik Subarang di samping Balaikota Pariaman sambil berdialog dengan pengrajin dan pedagang yang merasakan peningkatan penjualan selama event Hoyak Tabuik (Foto Dok. MCK).
Pariaman (Sumbar). MINAKONEWS – Proses pembuatan Tabuik Subarang di kawasan samping Balaikota Pariaman terus dikebut jelang puncak perayaan Hoyak Tabuik 2026, baru-baru ini. Area tersebut dipadati para pengrajin, relawan, dan pedagang yang memanfaatkan momentum budaya tahunan ini.
Peninjauan lapangan dilakukan untuk melihat langsung bagaimana masyarakat bekerja bersama menyiapkan salah satu ikon budaya terbesar di Pariaman. Di lokasi, aktivitas ekonomi warga tampak meningkat: pedagang kuliner, pernak‑pernik, hingga jasa foto ramai dikunjungi pengunjung yang datang menyaksikan proses pembuatan Tabuik.
Tradisi Tabuik yang diwariskan turun‑temurun ini tidak hanya menjadi simbol budaya, tetapi juga menjadi ruang hidup bagi ekonomi rakyat. Setiap tahun, perputaran transaksi meningkat signifikan seiring ramainya kunjungan masyarakat lokal maupun wisatawan.
Warga pengrajin menyampaikan bahwa pengerjaan Tabuik tahun ini berjalan lancar berkat gotong royong dan dukungan komunitas. Sementara para pedagang mengaku omzet mereka naik tajam sejak rangkaian kegiatan Tabuik dimulai.
Rangkaian persiapan Tabuik Subarang dan Pasa terus berlanjut hingga menuju puncak Hoyak Tabuik, yang selalu menjadi magnet budaya dan ekonomi bagi Kota Pariaman.
Penulis: Halimah Tusa’diah
Editor. : Red. Minakonews.com
