Wali Kota Pariaman Yota Balad menutup Pesantren Ramadhan 1447 H di Balaikota Pariaman, menegaskan pentingnya pembinaan keagamaan, disiplin, dan ukhuwah islamiah bagi generasi muda.(Foto Dok. MCK).
Pariaman (Sumbar). MINAKONEWS –
Setelah berlangsung selama lebih kurang 14 hari, mulai 23 Februari hingga 13 Maret 2026, Pesantren Ramadhan 1447 H/2026 M resmi ditutup oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad pada Jumat sore (13/03/2026), bertempat di Halaman Balaikota Pariaman.
Kegiatan ini menjadi wadah pembinaan keagamaan bagi para siswa dengan berbagai materi seperti tahfiz Al-Qur’an, cerdas cermat Al-Qur’an, ceramah Islam, praktik ibadah, serta aktivitas keagamaan lainnya.
Dalam sambutannya, Wali Kota Yota Balad menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta yang mengikuti kegiatan dengan penuh semangat sehingga pesantren ramadhan berjalan lancar dan sukses. Ia menekankan bahwa ilmu yang diperoleh selama kegiatan harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya sebagai pengetahuan, tetapi juga sebagai bekal membentuk karakter. “Pesantren ramadhan ini tidak hanya memperdalam pemahaman agama anak-anak, tetapi juga melatih disiplin, tanggung jawab, serta memperkuat ukhuwah islamiah dengan teman-temannya,” ujar Yota Balad.
Hakikat dari kegiatan ini adalah menjadikan pesantren ramadhan sebagai sarana pembinaan generasi muda yang berakhlak, berdisiplin, dan memiliki semangat kebersamaan. Dengan berakhirnya kegiatan, diharapkan nilai-nilai yang ditanamkan dapat terus hidup dalam keseharian para peserta, sehingga pesantren ramadhan benar-benar menjadi bagian dari pembangunan karakter Islami di Kota Pariaman.
Penulis: Halimah Tusa’diah
Editor. : Red. Minakonews.com
