Indeks

Distribusi Hewan Kurban di Sumbar: Masjid Besar Kelebihan, Surau Kampung Kekurangan

Infografis distribusi hewan kurban Sumbar 2026 — masjid besar di Padang kelebihan hewan kurban, sementara surau kampung di Tanah Datar, Solok, dan Pasaman hanya menerima 1–2 ekor sapi dari program Tebar Kurban (Infografis: Minakonews/AI).

Padang (Sumatera Barat). MINAKONEWS. Iduladha 1447 H/2026 di Sumatera Barat mencatat lonjakan partisipasi kurban dengan total 140 ekor sapi dan 33 ekor kambing yang dihimpun Pemprov Sumbar. Namun, distribusi hewan kurban masih menunjukkan ketimpangan antara masjid besar di pusat kota dan surau kecil di kampung.

Di Padang, Masjid Raya Sumbar menjadi salah satu lokasi utama dengan penerimaan hewan kurban terbanyak. Masjid ini bahkan menerima sapi jumbo jenis brangus berbobot ±1,3 ton dari Presiden RI Prabowo Subianto, ditambah sumbangan dari Dinas Peternakan Sumbar dan Bank Syariah Indonesia. Sementara itu, Masjid Baitul Auliya Kantor Gubernur Sumbar menyembelih 4 ekor sapi dari total 140 sapi yang dihimpun pemerintah provinsi.

Berbeda dengan masjid besar, sejumlah surau kecil di Tanah Datar, Solok, dan Pasaman hanya menerima 1–2 ekor sapi dari program Tebar Kurban. Kondisi serupa juga terjadi di surau kampung pinggiran Padang, yang minim partisipasi lokal sehingga bergantung pada distribusi bantuan dari Pemprov.

Secara statistik, tren partisipasi kurban di Sumbar meningkat tajam. Tahun 2024 tercatat 74 ekor sapi, turun menjadi 68 ekor pada 2025, lalu melonjak menjadi 140 ekor pada 2026. Lonjakan ini menunjukkan antusiasme masyarakat, namun sekaligus menegaskan perlunya pemerataan distribusi agar manfaat kurban benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Penulis: Halimah Tusa’diah/Dinno Veoline
Editor. : Red. Minakonews.com

Exit mobile version