Kabut asap mencekik Padang! AQI tembus 430, ribuan anak terserang ISPA. DPRD desak Pemko bertindak cepat sebelum paru-paru generasi muda rusak (Infografis: Miankonews/AI).
Padang (Sumbar). MINAKONEWS.COM – Kabut asap pekat kembali menyelimuti Kota Padang, membuat kualitas udara berada di level berbahaya. DPRD Kota Padang menegur keras Pemerintah Kota yang dinilai lamban mengambil langkah meliburkan sekolah.
Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menegaskan Pemko tidak boleh menunggu anak-anak jatuh sakit akibat paparan asap. “Jangan tunggu paru-paru anak rusak baru liburkan sekolah,” ujarnya lantang dalam rapat terbuka. Kritik ini mencerminkan kekhawatiran DPRD terhadap dampak kesehatan kabut asap yang semakin parah.
Data BMKG menunjukkan konsentrasi PM2.5 di Padang menembus 280 µg/m³, jauh di atas ambang aman. Dinas Kesehatan mencatat kasus ISPA melonjak hingga 6.800 pasien dalam dua pekan terakhir. Kabut asap kiriman dari Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan menjadi penyebab utama.
Meski sempat dinilai lamban, Pemko Padang akhirnya mengumumkan pembelajaran daring untuk PAUD, SD, dan SMP selama tiga hari mulai 9–11 Oktober 2026. Dinas Lingkungan Hidup juga menyalurkan 11.000 masker gratis di titik padat kota.
DPRD menekankan bahwa langkah darurat harus segera diikuti dengan kebijakan jangka panjang agar anak-anak tidak terus menjadi korban kabut asap tahunan.
Penulis : d®amlis/Halimah Tusa’diah
Editor. : Red. Minakonews.com
