Bupati Eka Putra saat meninjau pembangunan Sabodam di Nagari Sungai Jambu.(Foto : MSR).
Tanah Datar (Sumbar), MINAKONEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terus memastikan pembangunan infrastruktur pengendali bencana berjalan optimal. Untuk melihat langsung progres pengerjaan, Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, MM meninjau pembangunan Sabodam di Nagari Sungai Jambu, baru-baru ini.
Pembangunan Sabodam ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memperkuat mitigasi bencana hidrometeorologi di Kabupaten Tanah Datar pasca musibah banjir bandang dan galodo yang melanda sejumlah wilayah pada tahun 2024 lalu.
Bencana hidrometeorologi sendiri merupakan bencana yang dipengaruhi oleh kondisi cuaca dan iklim ekstrem, seperti hujan dengan intensitas tinggi yang dapat memicu banjir bandang, longsor, hingga galodo. Karena itu, keberadaan Sabodam sangat penting untuk menahan material batu, lumpur, dan kayu yang terbawa arus sungai saat debit air meningkat drastis.
Pemerintah daerah berharap pembangunan infrastruktur pengendali bencana ini dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus menjadi upaya jangka panjang dalam mengurangi risiko bencana di kawasan rawan terdampak, aliran sungai, lahar dingin gunung Marapi dan lereng perbukitan di Tanah Datar.
Hal senada juga disampaikan Kabid Pemanfaatan dan Pengendalian Sumberdaya Air Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan Netrizal, ST, MT mengatakan pembangunan pengendali lahar atau sedimen kawasan gunung marapi atau sabodam ini dibangun 3 unit di batang malana (Sungai Jambu) dan 1 river training work di batang Pagu-Pagu Tanah Datar.
“Untuk progres pembangunan sabo dam ini dari rencana 8 persen, terealisasi 12 persen jadi meningkat sekitar 3 persen dari target semula,” ucapnya.(MSR).
Penulis : MSR
Editor. : Red minakonews
