Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, S.Psi saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah.(Foto : M Syukur).
Tanah Datar (Sumbar), MINAKONEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terus memperkuat strategi 4K dalam pengendalian inflasi daerah guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Salah satu upaya yang dilakukan adalah meningkatkan kerja sama antar daerah (KAD) sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi.
Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, S.Psi mengatakan demikian saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait pelaksanaan Kerja Sama Antar Daerah (KAD) di Aula Eksekutif Kantor Bupati, Senin (3/8).
Rapat dihadiri perwakilan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (KUKMP), Dinas Pertanian, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Pangan dan Perikanan, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH), serta Bagian Pemerintahan Setda Tanah Datar.
Wakil Bupati menegaskan bahwa sinergi antar pemerintah daerah menjadi kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat melalui strategi 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif.
Pada tahun 2025 Pemkab Tanah Datar telah menjalin kerja sama dengan lima kabupaten/kota, baik di dalam maupun di luar Provinsi Sumatera Barat. Ke depan, kerja sama tersebut akan terus diperluas, khususnya untuk mendukung distribusi komoditas pangan strategis seperti cabai dan beras.
Pemda minta OPD terkait segera menjajaki kabupaten/kota yang membutuhkan komoditas pangan yang surplus di Tanah Datar untuk dijalin kerja sama. Langkah ini penting, selain menjaga stabilitas harga juga menjadi salah satu indikator dalam penilaian TPID Award,” ujar Ahmad Fadly.
Kepala Bagian Perekonomian Setda Tanah Datar Franky Adhitama melaporkan, sepanjang 2025 Pemkab Tanah Datar telah menjalin lima kerja sama antar daerah, yakni dengan Kota Lubuk Linggau, Kabupaten Muara Enim, dan Kabupaten Musi Rawas di Provinsi Sumatera Selatan. Kerja sama tersebut meliputi penguatan ketahanan pangan, pengembangan komoditas tanaman pangan, stabilitas harga, pembangunan sektor pertanian, hingga pengembangan produk unggulan daerah.
Pada 2026 Pemkab Tanah Datar juga tengah memproses kerja sama dengan sejumlah daerah lain, di antaranya Kota Solok, Kota Pekanbaru, serta beberapa kabupaten dan kota lainnya sebagai upaya memperkuat pengendalian inflasi melalui sinergi antar daerah, jelas Franky.(MSR).
Penulis : MSR
Editor. : Red minakonews
