Indeks

Suku Pedalaman Keluar Hutan, Minta Makan di Tambang Nikel

Warga Hongana Manyawa keluar hutan Halmahera, meminta makanan di tengah deforestasi ribuan hektare tambang nikel (Dok. Ist.).

Halmahera (Malut). MINAKONEWS –
Video viral memperlihatkan warga Suku Hongana Manyawa (Togutil) keluar dari hutan Halmahera dan mendatangi pekerja tambang nikel untuk meminta makanan. Peristiwa ini menegaskan bagaimana ekspansi tambang nikel kian menekan ruang hidup masyarakat adat yang selama ini bertahan secara nomaden di pedalaman.

Data Survival International mencatat, sekitar 300–500 orang Hongana Manyawa masih hidup nomaden di hutan, sementara sekitar 3.000 orang lainnya mulai berinteraksi sejak 1980-an. Ruang jelajah mereka semakin menyempit akibat deforestasi ribuan hektare untuk tambang nikel, membuat ketergantungan pangan bergeser dari hasil hutan ke beras dan bantuan perusahaan.

Pemerintah dan lembaga sosial kini diminta segera turun tangan memastikan perlindungan serta penanganan kemanusiaan bagi komunitas adat tersebut. Hingga kini, belum ada regulasi daerah khusus yang melindungi masyarakat adat Hongana Manyawa di Maluku Utara, meski usulan sudah lama disampaikan oleh Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN).

Penulis: Dur Mandala Putra
Editor. : Red. Minakonews.com

Exit mobile version