Yenna Yuniana, Direktur Utama PT Yasa Artha Trimanunggal.
Pemilik saham lebih dari 25 persen ini jadi sorotan usai perusahaannya memenangkan tender motor listrik Rp 2,4 triliun untuk Badan Gizi Nasional (Infografis: Minakonews/AI).
Jakarta. MINAKONEWS – Yenna Yuniana, Direktur Utama PT Yasa Artha Trimanunggal, mendadak jadi perhatian publik setelah perusahaannya memenangkan tender pengadaan motor listrik senilai Rp2,4 triliun untuk Badan Gizi Nasional (BGN). Data Administrasi Hukum Umum (AHU) menunjukkan ia memiliki lebih dari 25 persen saham dan hak suara, menjadikannya pemilik manfaat dengan kendali penuh atas arah perusahaan.
Proyek ini mencakup 25 ribu unit motor listrik Emmo JVX GT dengan harga sekitar Rp49,95 juta per unit. Nilai fantastis tender memicu sorotan luas, terlebih PT Yasa Artha Trimanunggal juga merambah sektor aviasi melalui akuisisi PT Semuwa Aviasi Mandiri yang mengoperasikan pesawat CN‑212 dan N219 produksi PT Dirgantara Indonesia untuk distribusi logistik di wilayah 3T.
Yenna sebelumnya pernah diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi bansos beras 2020, serta terseret perkara wanprestasi terhadap PT Pos Indonesia dengan kerugian Rp65 miliar. Meski demikian, ia tetap aktif memperluas bisnis logistik dan transportasi dengan jaringan darat‑udara.
Publik kini menuntut audit menyeluruh atas proyek BGN, guna memastikan pengadaan berjalan sesuai prinsip transparansi dan mencegah potensi konflik kepentingan.
Penulis: Dur Mandala Putra / Dinno Veoline
Editor. : Red. Minakonews.com
