Sumatera Barat yang sebelumnya ini di timpa longsor banjir dan pohon tumbang. Kejadian itu telah membuat masyarakat menderita kehilangan nyawa, harta benda yang tidak ternilai harganya. Kini cuaca yang eksrem masih mengancam yang per lu diwaspadai.
Peringatan dari cuaca itu adalah atas po tensi curah hujan dengan intensitas lebat yang diserta angin kencang. Peringatan di ni ini diharapkan agar masyarakat lebih waspada dan mempersiapkan diri. Malah semua kita hendaknya dapat mengantisi pasi serta mempersiapkan segala sesua tunya.
Karena kondisi cuaca ekstrem seperti ini dapat menimbulkan banjir, tanah longsor, pohon tumbang, jalan tergenang air. Ba ngunan dan kendaraan hanyut, jembatan putus hubungan dari satu daerah ke dae rah lain terputus. Bahkan tidak sedikit nyawa yang melayang.
Untuk itu satuan kerja para Camat dan wali nagari serta lurah daerahnya yang ra wan banjir atau longsor agar dapat mela kukan antisipasi dengan menyiagakan sa tuan tugas dan menghubungi pihak yang ditugas untuk ini demi keselamatan bersama.
Memasuki musim hujan Oktober lalu ber kaitan dengan puncaknya musim hujan di perkirakan akan berlanjut sampai Februari th 2026 ini. Berdasarkan kondisi tersebut dari pengamatan MinakoNews maka perlu meningkatkan kewaspadaan. Sebab cuaca ekstrem itu tidak memberi tahu ka pan banjir, longsor pohon akan ditumbang kannya.
Sehubungan denga itu BPBD dapat pula mengeluarkan panduan kesiapsiagaan menghadapi musibah yang bertolak dari banjir dan longsor serta pohon tumbang bagi masyarakat. Lokasi pengunsian da lam rangkaian kewaspadaan itu juga perlu disiapkan pada daerah-daerah tertentu. Ka rena di Bt.Sangkar saja Juma’at lalu dianta ra yang pergi Shalat Jum’at harus berpa yung karena hujan, Juma’at sekarang juga ada diantara daerah yang diguyur hujan da ri pagi (Datuok)
