Memasuki satu tahun masa kepemimpinan, Ramadhani Kirana Putra bersama Suryadi Nurdal menggelar buka puasa bersama Relawan Dhani–Suryadi dan masyarakat, di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Solok, Jumat (27/2/2026). (Foto : Eli).
Kota Solok (Sumbar), MINAKONEWS.COM – Memasuki satu tahun masa kepemimpinan, Ramadhani Kirana Putra bersama Suryadi Nurdal menggelar buka puasa bersama Relawan Dhani–Suryadi dan masyarakat, di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Solok, Jumat (27/2/2026).
Dalam sambutannya, Wali Kota Ramadhani Kirana Putra menyampaikan bahwa satu tahun bukanlah waktu yang panjang. Namun dengan komitmen, kerja nyata, dan keberpihakan kepada rakyat, satu tahun dapat menjadi fondasi perubahan.
Sejak dilantik pada 20 Februari 2025, pasangan kepala daerah ini mengusung visi besar “Penguatan Fondasi Transformasi Menuju Solok Kota Madani.” Visi tersebut menegaskan arah pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga pada penguatan nilai religius, tata kelola pemerintahan yang baik, kesejahteraan sosial, serta peningkatan daya saing daerah.
Prioritas pembangunan difokuskan pada pelayanan dasar, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Di sisi birokrasi, konsolidasi dilakukan melalui optimalisasi pendapatan daerah, pengendalian belanja, serta peningkatan akuntabilitas dan transparansi keuangan.
“Langkah-langkah ini menjadi pijakan penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan berintegritas sebagai fondasi utama mewujudkan Solok Kota Madani,” ujar Wali Kota.
Di bidang kesehatan, komitmen menghadirkan layanan yang merata dan berkelanjutan diwujudkan melalui perluasan Universal Health Coverage (UHC). Hingga Desember 2025, sebanyak 16.916 jiwa dibiayai oleh Pemerintah Kota Solok. Cakupan UHC telah mencapai 98,7 persen dengan tingkat keaktifan kepesertaan sebesar 91,72 persen.
“Atas capaian tersebut, Pemerintah Kota Solok menerima Penghargaan UHC Award kategori Madya sebagai bentuk pengakuan atas komitmen menghadirkan jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat,” tambahnya.
Perlindungan sosial juga diperkuat melalui program BPJS Ketenagakerjaan bagi 2.260 pekerja rentan, seperti buruh bangunan, tukang ojek, dan pekerja informal lainnya. Program ini mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.
Ke depan, salah satu program prioritas pasangan Dhani–Suryadi adalah revitalisasi Taman Syech Kukut. Taman tersebut direncanakan difungsikan sebagai ruang literasi, edukasi, seni, dan budaya.
Penataan taman tidak hanya berfokus pada estetika, tetapi juga optimalisasi fungsi ruang publik agar lebih nyaman, aman, dan produktif. Fasilitas pendukung kegiatan membaca dan belajar akan ditambah, termasuk penyediaan ruang pertunjukan seni dan budaya.
Selain itu, Wali Kota juga menyampaikan harapan baru bagi generasi muda Kota Solok yang bercita-cita masuk sekolah kedinasan, TNI, dan Polri. Setelah Lebaran, Pemerintah Kota Solok berencana membuka program bimbingan belajar meliputi psikotest, akademik, dan kesamaptaan, bekerja sama dengan lembaga profesional, khususnya bagi masyarakat kurang mampu.
Program ini diharapkan menjadi peluang bagi anak-anak Kota Solok yang ingin melanjutkan pendidikan ke sekolah kedinasan seperti IPDN maupun mengikuti seleksi menjadi abdi negara, baik di kepolisian maupun TNI.
“Kelulusan sekolah kedinasan saat ini murni berdasarkan hasil tes. Karena itu, manfaatkan program ini sebaik mungkin untuk meningkatkan kompetensi dan meraih cita-cita,” tutup Wali Kota.(Eli)
Penulis : Eli
Editor : Red minakonews
